AYOJAKARTA.COM - Seorang oknum paspampers diduga sempat vira lantaran telah memukul warga Solo pada Selasa, 9 Agustus 2022.
Warga Solo tersebut ialah seorang sopir truk yang sedang berada di perempatan Girimulyo, Manahan, Solo, dekat rumah Gibran.
Kronologinya, saat itu Hari Misbah (pelaku pemukulan) sedang dalam perjalanan menuju kawasan Sumber dengan menumpang mobil bersama sopir. Sesaat tiba di perempatan Girimulyo lampu apil menunjukkan warna merah.
Baca Juga: Ramalan Tarot Besok Sabtu 13 Agustus 2022: Aquarius Saatnya untuk Diam, Pisces Akan Ada Hal Baik
"Posisi sudah merah kami masih maksain maju, terus dari depan mobil sudah nutup," ujarnya.
Disaat bersamaan, lanjut dia, melintas truk dari arah Tugu Wisnu berbelok kiri ke arah yang sama. Kedua kendaraan pun akhirnya saling bersenggolan. Mobil yang ditumpangi Hari dan sopirnya pun mengalami kerusakan.
"Ada kerusakan tapi masih asuransi," katanya.
Saat itulah kemudian aksi pemukulan terjadi, selain melakukan pemukulan, sopir mobil yang ditumpangi Hari Misbah juga meminta SIM milik sopir truk. Ini ia lakukan untuk mempermudah dalam komunikasi setelah peristiwa.
Dan saat ini, SIM sopir truk tersebut sudah dikembalikan.
"Sudah ketemu tadi sama bapaknya, SIM sudah dikembalikan," katanya.
Baca Juga: Kemenag Buka Lowongan 6.179 Pendamping Proses Produk Halal . Link Pendaftaran Klik di Sini!
Gibran Panggil Pelaku dan Korban
Hari ini Jumat, 12 Agustus 2022 Gibran memanggil pelaku pemukulan yang merupakan angota dari Paspampres yang diketahui bernama Hari Misbah. Selain itu Gibran juga telah memanggil sopir truk dan pemilik mobil rental.
Setalah Gibran mempertemukan mereka berdua, Ia meminta Hari Misbah untuk meminta maaf ke korban san masyarakat solo.
"Saya salah, saya minta maaf atas kesalahan saya dan tidak akan mengulangi kesalahan saya. Saya minta maaf kepada bapak yang saya pukul dan keluarganya. Karena perbuatan saya, mungkin menyakiti hati dan keluarganya," ujar Misbah.
*Gibran Lepas Masker Pelaku*
Sebelum pelaku meminta maaf, Gibran yang mengamati paspampres tersebut berjalan dan melepas masker dengan cepat.
Terlihat, saat melepaskan masker Gibran nampak geram dengan pelaku.
Video permintaan maaf dapat disimak dalam twitter dengan akun @triwul82.
Sikap tegas Gibran yang marah terhadap oknum Paspampres yg melakukan pemukulan kepada salah satu warga Solo. pic.twitter.com/uA5OW7d08s— kiv z (@triwul82)12, 2022
Warganet yang menyimak video ini lantas kagum dengan sikap Gibran.
@syahirularif : Utk.mas @gibran_tweet saya salut dg sikap tegas jenengan bhw tdk.blh ada yg bertindak.sewenang meski anggota paspampres skl pun, tp mhn lain wkt saat melepas masker seseorg meski jengkel&gemas, seyogyanya dilepas sj tnp hrs ditarik paksa saat melepas.
Baca Juga: 11 Rekomendasi Ide Dekorasi Hiasan Kelas untuk Menyambut 17 Agustus yang Murah dan Unik
@udisss_ : Ketegasan nya baik perlu di apresiasi tapi cara lepas masker nya sangat gak pantas mas gibran. Kasihan dia apalagi sudah mengakui kesalahan dan ingin meminta maaf.
@suarajemaat: Saya suka pemimpin yg berpihak pada rakyat, tanpa kedok apapun. Cara buka masker
mantul mas, karena biar tidak dusta antara kita.
Saat diwawancarai awak media, gibran menyebut permasalahan tersebut belum selesai, apalagi oknum Paspampres tersebut meminta maaf ketika masalah tersebut viral di media sosial. Gibran juga menegaskan bahwa ia akan bertanggung jawab atas kasus yang menimpa warganya. ***

Share this article
Setalah Gibran mempertemukan mereka berdua, Ia meminta Hari Misbah untuk meminta maaf ke korban san masyarakat solo.