Menteri Ramai Beri Dukungan Prabowo Singgung Soal Mafia Migas Riza Chalid, Warganet: Seperti Buzzer

Ramai dukungan dari beberapa menteri untuk Presiden Prabowo, singgung mafia gas Riza Chalid (Sumber: Instagram @swtrenggono | Foto: Instagram @swtrenggono)
Ramai dukungan dari beberapa menteri untuk Presiden Prabowo, singgung mafia gas Riza Chalid (Sumber: Instagram @swtrenggono | Foto: Instagram @swtrenggono)

AYOJAKARTA.COM - Ramai fenomena beberapa menteri kabinet Presiden Prabowo beri dukungan, singgung mafia migas Riza Chalid.

Dukungan yang diberikan tersebut diberikan oleh

Menko Bidang Pangan Zulkifki Hasan (Zulhas), Menteri Perlindungan Pekerja Migran indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding hingga Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono melalu Instagram pribadi mereka.

Baca Juga: Termasuk Ahmad Sahroni, 5 Anggota DPR RI yang Dinonaktifkan Tetap Terima Gaji, Warganet: Harus Diberhentikan

Ketiganya secara serempak menggunggah postingan tersebut pada, Minggu 31 Agustus 2025.

Lantas seperti apa postingan dukungan tersebut?

Dikutip ayojakarta.com dari akun Menteri Kelautan dan Perikanan yakni Instagram @swtrenggono tertulis:

Dukungan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (Sumber: TL Instagram @swtrenggono | Foto: TL Instagram @swtrenggono)
Dukungan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (Sumber: TL Instagram @swtrenggono | Foto: TL Instagram @swtrenggono)

"Dear Mr. President

Tidak pernah ada pendahulu berani melawan mafia beras.

Tidak pernah ada pendahulu berani melawan mafia minyak goreng.

Tidak pernah ada pendahulu berani melawan mafia migas.

Tidak pernah ada pendahulu berani membongkar mafia Reza Chalid dan anak-anak & kroni-kroninya. Bahkan mereka bersama orang-orang itu mencuri kekayaan Negara.

Tidak pernah ada pendahulu melawan korupsi di BUMN.

Tidak pernah ada pendahulu yang pernah berbicara soal tantiem yang nilainya triliunan setiap tahun, malah semua partai-partai yang pernah berkuasa mereka semua menikmati korupsi di BUMN.

Tidak pernah ada orang-orang pintar yang sekarang bersuara, sok berada di barisan rakyat membuka semua masalah-masalah di BUMN padahal mereka pernah berada di dalam BUMN.

Kenapa disaat semua itu Bapak buka dan mulai bersih-bersih, semakin Bapak yang diserang?," ujar Sakti Wahyu dengan caption Kami bersamamu Pak Presiden seperti dikutip ayojakarta.com dapa Senin, 1 September 2025.

Baca Juga: Siapa Sosok di Balik 17+8 Tuntutan Rakyat yang Kini Heboh jadi Perbincangan? Ternyata Ada Campur Tangan dari 3 Nama Ini

Sontak hal ini mendapatkan respons dari warganet, bahkan ada yang menyebutkan bahwa sekelas menteri sekarang bisa menjadi buzzer.

"Ini payment max h+ berapa pak?,"tulis akun @ud******

"Sekelas menteri pun jadi buzzer. Ternyata lowongan 19jt pekerjaan itu lowongan buzzer,"tulis akun @asmi********

"saking gabisa nulis apresiasi sendiri sampe harus pake template,"ujar akun @neath*****

Sebagai informasi, kejagung dikeathui saat inis edang mengustu kasus dugaan korupsi yang menjerat Riza Chalid.

Riza Chalid diduga merugikan negara hingga ratusan triliun rupiah.

Status daftar buronan (DPO) Riza Chalid diketahui terbit pada 19 Agustus 2025.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono
# Zulhas
# Prabowo
# dukungan
# Riza Chalid
# Adies Kadir

Berita Terkait

News Update

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.

Metropolitan

Perbaiki Tata Kelola Sampah! Sistem Controlled Landfill di TPST Bantargebang Diterapkan per 1 Agustus 2026

Sistem controlled landfill ini akan dilakukan bertahap sebagai bagian dari transisi menuju penghentian praktik open dumping.

Jakarta Timur

Jemput Bola! Puskesmas Kramat Jati Hadirkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Pusat Perbelanjaan

Program yang berlangsung pada 17–18 Juli 2026 ini menjadi upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat dengan konsep jemput bola.

Bisnis

BRI Taipei Branch Office Bersama KDEI Taipei Perluas Layanan Perbankan WNI

BRI Taipei Branch Office dan KDEI Taipei bersinergi perluas edukasi keuangan serta layanan perbankan bagi WNI di Taiwan secara aman.

Bisnis

Resmi! Jasa Marga Jadi Mentor Command Center Danantara Indonesia

Jasa Marga jadi mentor pengelolaan Command Center di Marketing Center of Excellence Danantara Indonesia untuk tingkatkan efisiensi BUMN.

Bisnis

Dana Rp400 Juta Raib di Labuha, Pengamat: Jangan Gegabah Salahkan Bank

Usut tuntas isu Rp400 juta hilang di Labuha. Pengamat ingatkan publik jangan gegabah tuduh bank sebelum perkaranya jelas dan terbukti.