AYOJAKARTA.COM - Viral di media sosial, video yang menunjukkan ribuan burung tampak berterbangan di wilayah Subulussalam hingga Aceh Selatan, Selasa (30/12).
Video tersebut diunggah melalui akun TikTok @bang_zem93.
Pemilik akun mengatakan bahwa fenomena ini terjadi di daerah Trumon Timur, Aceh Selatan.
Fenomena tak biasa ini tentunya langsung menarik perhatian warganet.
Baca Juga: 5 Keunggulan Asuransi Kendaraan dari MPM
Dalam video itu, tampak sekumpulan burung-burung berputar-putar di langit menjelang senja.
Terdengar dari video itu, suara beberapa warga yang tertegun dengan adanya burung-burung tersebut.
Namung, pemilik akun justru merasa janggal karena kejadian ini berlangsung di luar musim buah.
Sebab, pada umumnya hewan-hewan itu muncul saat musim buah dan menjadi pemicu pergerakan massal hewan untuk mencari makan.
Tak ayal, warganet pun melontarkan berbagai komentar termasuk mengaitkannya dengan tanda-tanda alam.
Bahkan ada yang menyamakan dengan peristiwa tsunami pada tahun 2004.
Ada pula yang menyebut bahwa peristiwa ini adalah ilmiah yang jarang terlihat.
Ada juga yang mengatakan bahwa itu bukanlah burung, tapi kelelawar.
@URANG***: "Sebelum tsunami 2004 datang, kami menyaksikan jutaan kupu-kupu hijrah/ pindah dari arah timur ke barat bang."
Baca Juga: Bank Jakarta Dukung Transportasi Publik Gratis Nataru Lewat JakCard sebagai Pembayaran Terintegrasi
@sia sia***: "Itu cuma kelelawar yang mencari makanan dimalam hari. sekarang lagi banyak rambutan di Aceh."
@cimo***: "Kayaknya itu kelelawar, biasanya memang tiap sore ada kan?"
@Resta***: "Dari mana itu kak, insting mereka bangus. Lihat dari arah mana menuju ke mana. Itulah tempat aman. Semoga selamat semua dari segala bencana Aamiin.
@Kangwif***: "Kemarin sblm banjir bandang menerjang Aceh Tamiang, di depan rumah kami banyak burung seperti burung love bird dengan warna yang sangat indah, bertengger di kabel wifi dan listrik cukup banyak gak pernah seperti itu, besoknya langsung air bah menerjang kami."***

Share this article
Pemilik akun mengatakan bahwa fenomena ribuan burung ini terjadi di daerah Trumon Timur, Aceh Selatan.