AYOJAKARTA.COM - Baru-baru ini publik tengah dihebohkan dengan rekaman CCTV anak selebgram Aghnia Punjabi yang disiksa oleh pengasuhnya.
Anak Aghnia Punjabi disiksa hingga babak belur oleh pengasuhnya selama kurang lebih satu jam sekitar jam 4-5 subuh.
"Cana disiksa selama satu jam lebih tidak ada yang menolong kamar dikunci rapat!," tulis Aghnia Punjabi dalam Instagram pribadinya.
Tak hanya itu, anak Aghnia juga sempat dipukul menggunakan buku tebal kemudian korban juga disebut sampai ditetesi minyak kutus di bagian wajahnya.
"Woi laknat, aku lihat kau tumpahkan minyak kutus ke muka Cana, Allah, bayangkan sepanas apa masuk mata," imbuh Aghnia.
Aghnia pun mengunggah kasus ini ke media sosial dan membagikan curriculum vitae (CV) milik pengasuh anaknya.
Baca Juga: Cukup Lakukan 13 Cara Psikologi Ini agar Orang Lain Menghargai dan Menghormatimu
Selebgram asal Malang itu tidak memperlihatkan secara lengkap identitas sang suster, namun dari CV tersebut terlihat nama depan dari pelaku adalah “Inda”.
Pengasuh anaknya itu memiliki tinggi badan 150 cm dan berat badan 47 kg, wanita itu berasal dari Surabaya kelahiran 25 Juli 1996.
Dari data yang diunggah, sang suster beragama Islam dan sudah pernah menikah namun kini telah cerai hidup.
Berdasarkan pengalaman kerja yang dimilikinya, sang suster sebelumnya sudah berpengalaman sebagai pengasuh pada 2018-2019 menjadi suster anak usia 6 tahun di Surabaya.
Kemudian pada tahun 2020-2023 juga menjadi seorang suster untuk anak satu tahun di kota Samarinda.
Baca Juga: Lolos Program Kartu Prakerja 2024 Gelombang 64, Apakah Pelatihan yang Sudah Dibeli Bisa Diganti?
Aghnia mengaku mengambil sang suster itu dari agency ternama di Surabaya dan Jakarta.
Di postingan yang berbeda, Aghnia mengungkap bahwa sang suster diduga pernah bertindak kasar kepada balita di pekerjaan sebelumnya.
"Dia basic-nya ART, itu pernah saya salurkan ART. Terus ada laporan salah satu customer saya dari luar pulau kalau dia pernah kasar juga sama nak balita. Terakhir minta kerja bulan Oktober di saya. Tapi tidak saya salurkan lagi. Karena ada record tidak baik,“ isi pesan yang tidak diketahui siapa pengirimnya.

Share this article
Di postingan berbeda, Aghnia Punjabi mengungkap bahwa sang suster diduga pernah bertindak kasar kepada balita di pekerjaan sebelumnya.