AYOJAKARTA.COM - Legenda musik Indonesia, Titiek Puspa, telah meninggal dunia pada hari Kamis sore di usia 87 tahun.
Berita duka ini disambut dengan kedatangan banyak tokoh di kediaman almarhum untuk menyampaikan belasungkawa.
Sejumlah musisi hadir untuk memberikan penghormatan terakhir, termasuk Setiawan Jodi, Dewa Bujana, Thomas Ramdan, Rendi Jayusman, dan Betaria Sonata.
Titus Endang juga sempat hadir untuk melayat sebelum kembali ke rumahnya.
Selain kalangan musisi, Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga melayat pada Jumat pagi dan sempat melakukan salat jenazah.
SBY menyebut Titiek Puspa sebagai "pahlawan kebudayaan yang mengabadikan kehidupannya untuk dunia seni budaya dan sosial."
SBY mengenang bagaimana Titiek Puspa telah menjadi "duta kesenian dan kebudayaan" dalam berbagai era kepemimpinan negara, "mulai dari era Presiden Soekarno, Presiden Soeharto, Presiden Habibi, Presiden Abdurrahman Wahid, Presiden Megawati Soekarno Putri, waktu saya mengemban amanah, masa Presiden Jokowi dan Presiden Prabowo Sugianto."
Baca Juga: Indonesia Kehilangan Maestro Musik di Usia 87 Tahun, Selamat Jalan Eyang Titiek Puspa!
Seorang rekan musisi mengenang kebersamaannya dengan Titiek Puspa, termasuk ketika mereka berkolaborasi membuat lagu "Rindukan Damai" saat kerusuhan 1998.
Ia juga mengenang sikap Titiek yang selalu hangat dan tidak memandang senioritas, "benar-benar tidak memandang senior junior dan gal, pokoknya kayaknya yang jarak ke 20-30 tahun dari beliau juga beliau ingat dan kalau ketemu tuh selalu mendahului riang dan ramai aja gitu jadinya."
Rekan lainnya mengingat energi Titiek yang tidak pernah habis meski harus syuting dari pagi hingga malam, "yang energinya enggak habis-habis, cintanya selalu ngajak bercanda anak-anak, selalu ngajak kita bercanda, jadi kita yang mudah-mudahan jadi ikut semangat juga."
Sebelum meninggal, Titiek Puspa sempat menghadiri undangan syukuran dari SBY pada 21 Maret lalu untuk bersilaturahmi dengan sejumlah penyanyi dan musisi Indonesia.
Baca Juga: Mungkinkah Ada Keterlibatan Pihak Lain? Pertanyaan Misterius dalam Kasus Dokter Residen RSHS
Prosesi pemakaman Titiek Puspa akan diawali dengan salat jenazah pertama di kediaman almarhum yang telah dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB.
Setelah itu, jenazah akan dibawa ke Masjid Annur yang tidak jauh dari kediaman Titiek Puspa sebelum salat Jumat.
Salat jenazah kedua akan dilaksanakan di masjid tersebut setelah salat Jumat, sebelum jenazah dibawa ke TPU Tanah Kusir untuk dimakamkan di Blok AA1 BL 48.
Selain musisi dan mantan presiden, hadir juga Khairul Tanjung dan Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesa untuk menyampaikan belasungkawa.
Terdapat informasi bahwa Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berencana untuk hadir, namun hingga berita ini dilaporkan, belum ada konfirmasi resmi mengingat beliau masih menjalankan kegiatan internal di kantornya.

Share this article
SBY menyebut Titiek Puspa sebagai "pahlawan kebudayaan yang mengabadikan kehidupannya untuk dunia seni budaya dan sosial."