Jubir Kejaksaan Agung Akui Tidak Ada Atensi Khusus Soal Jessica Wongso: Untuk Apa? Kasus Kami Ribuan

Juru bicara Kejaksaan Agung merespon bahwa Jessica Wongso masih mempunyai kewenangan untuk mengajukan PK, di mana novum baru akan ditunggu.
Juru bicara Kejaksaan Agung merespon bahwa Jessica Wongso masih mempunyai kewenangan untuk mengajukan PK, di mana novum baru akan ditunggu.

AYOJAKARTA.COM - Belakangan kasus kematian Mirna Salihin yang mendakwakan Jessica Wongso kembali diperbincangkan publik.

Diketahui tim aliansi advokat pembela Jessica Wongso yang tercatat sebanyak 3.800 orang akan melakukan berbagai upaya hukum untuk membongkar kasus kopi sianida.

Upaya hukum pertama yang dilakukan tim advokat adalah dengan melaporkan salah satu hakim yang diduga melakukan pelanggaran kode etik pada penanganan kasus Jessica Wongso.

Kemudian, baru-baru ini tim aliansi advokat juga melaporkan ayah mendiang Mirna Salihin yang diduga menyembunyikan barang bukti berupa CCTV ke Bareskrim Polri.

Setelah melaporkan beberapa orang yang diduga melakukan kejahatan pada kasus kopi sianida, tim aliansi advokat akan segera mengajukan PK untuk kedua kalinya.

Rencana pengajuan PK dari pihak Jessica Wongso ternyata mendapatkan respon dari Kejaksaan Agung.

Juru bicara Kejaksaan Agung merespon bahwa Jessica Wongso masih mempunyai kewenangan untuk mengajukan PK, di mana novum baru akan ditunggu.

"Jessica dan ahli warisnya masih mempunyai kewenangan itu, nah sekarang novum nya tinggal kita tunggu. Kita menghormati upaya-upaya yang mereka ajukan, kita menunggu, nanti kita nilai sama-sama," ujar Ketut Sumedana, Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI seperti dikutip AyoJakarta.com dari YouTube EBC Media Channel pada Senin, 4 Desember 2023.

Baca Juga: Tegaskan Laporan Tak Ditolak, Otto Hasibuan Beri Bocoran Kasus Jessica Wongso Akan Naik PK dalam Kurun Waktu Ini

Ketut menyinggung bahwa penegakan hukum untuk mencari keadilan adalah tempatnya di Pengadilan bukan beropini.

"Penegakan hukum itu adanya di pengadilan, bukan di luar, bukan beropini, ya apalagi di film. Apalagi kamu main hakim sendiri, ya main hakim itu di pengadilan. Mencari kebenaran di pengadilan," ungkapnya.

Lebih lanjut, saat ditanya terkait atensi kasus Jessica Wongso, jubir Kejaksaan Agung mengakui tak ada atensi khusus untuk kasus apapun, termasuk kopi sianida.

Baca Juga: Diapresiasi Langsung oleh Otto Hasibuan karena Membela Jessica Wongso, Ini Opini Warganet Soal Eddy Hiariej

"Untuk apa? Kasus kami itu ribuan mbak, robot trading yang korbannya sampai 60 ribuan yang sampai triliunan, korupsi yang sampai triliunan, nggak ada atensi kita. Kemarin Al Zaitun juga banyak yang ramai, nggak ada atensi. Ini hal yang biasa, yang kita lakukan," kata Ketut Sumedana.

Sebagai juru bicara Kejaksaan Agung, ia turut menghormati pendapat masyarakat terkait kasus kopi sianida maupun kasus lainnya, di mana menurutnya di era digital sekarang seluruh institusi tidak boleh anti kritik.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Ketut Sumedana
# Jessica Wongso
# Kejaksaan Agung
# kopi sianida

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.