AYOJAKARTA.COM - Menjadi pekerja dengan bayaran gaji sebesar Rp 30 juta per bulan bagi kebanyakan orang merupakan suatu impian.
Tetapi bagi Syamsul Arief yang berprofesi sebagai Junior Software Engineering, bayaran gaji sebesar 30 juta rupiah per bulan tergolong kecil.
Menurutnya, seorang pekerja dengan bayaran gaji 30 juta rupiah per bulan hanya bisa menyisihkan sebanyak 2 juta rupiah per bulan.
Bukan tanpa alasan Junior Software Engineering di salah satu perusahaan startup tersebut menilai gaji senilai Rp 30 juta itu tergolong kecil.
Besaran gaji kotor sebesar Rp 30 juta setelah dipotong kewajiban pajak, kemudian tersisa sekitar 27 juta rupiah.
Dari kisaran angka tersebut, Syamsul Arief yang masih berstatus lajang memberikan 10 persen untuk orang tuanya.
Sebesar 13 juta rupiah perbulan ia alokasikan untuk membiayai kredit pemilikan rumah yang masih berstatus inden.
Untuk menyiasati tempat tinggal, Syamsul Arief mengeluarkan sebesar Rp 2 juta perbulan untuk biaya kost di sekitar Gatot Subroto.
Selain itu, Syamsul Arief secara berkelanjutan memotong uang gajinya untuk saham sebesar Rp 8 juta setiap bulan.
Angka tersebut menurutnya merupakan titik aman dalam melakukan pengaturan keuangan yang didapat.
Dari total gaji bersih sekitar 27 juta rupiah yang ia terima, setelah dikurangi biaya KPR, kost, saham dan orang tua tersisa lebih kurang 1 juta rupiah.
Baca Juga: Guru Viral Husein Ali Ungkap Kronologi Laporkan Pungli hingga Disebut Tidak Waras
Dengan berkaca pada pengeluaran tersebut, Junior Software Engineering tersebut meyakini bahwa gaji sebesar 30 juta rupiah per bulan terhitung kecil.
Karena dengan sisa uang yang hanya berada di angka kisaran 1 juta rupiah per bulan, tidak memungkinkan untuk memilih barang-barang kesukaan.
Anggapan Syamsul Arief yang menilai gaji sebesar 30 juta rupiah tergolong kecil kemudian mendapat banyak reaksi warganet.
Sejumlah warganet berpendapat bahwa indikator besar atau kecilnya pendapatan gaji bukan terletak pada nominal, melainkan jumlah pengeluaran.
Selain itu, ada juga warganet berpendapat bahwa telah terjadi kesalahan dalam mengelola keuangan, sehingga gaji Rp 30 juta per bulan menjadi terkesan kecil.
Baca Juga: Viral Video Dugaan Pungli di Jalan Tol oleh Mobil 'Detasemen 235'
Menurut salah seorang warganet pemilik akun @*anggungung, Syamsul Arief merupakan contoh nyata dari seorang pengeluh.
Sebab faktanya dalam kehidupan sehari-hari banyak guru honorer yang harus puas dengan bayaran gaji Rp 400 ribu per bulan.
Selain memberi komentar tentang rincian pengeluaran dan rasa syukur, ada juga warganet yang justru mengingatkan pentingnya merahasiakan pendapatan.
“Gak mau ngomongin gaji, kalau kecil dihina kalau gede dipajakin,” tulis @*ayu_megalo* yang dikutip Ayojakarta pada Jumat 19 Mei 2023 dari Instagram @mood.jakarta.***

Share this article
Seorang pekerja di Indonesia menganggap gaji Rp 30 juta kecil, pengakuannya ini langsung viral dan menjadi sorotan.