AYOJAKARTA COM -- Nasib Achiruddin Hasibuan sepertinya tengah berada diujung tanduk saat ini.
Setelah viralnya video penganiayaan yang dilakukan oleh putranya Aditya Hasibuan yang saat ini sudah dijadikan tersangka, kini harta tak wajarnya pun semakin di kuliti oleh warganet.
Hal itu pun akhirnya membawa Achiruddin Hasibuan ke dalam pantauan KPK dan PPATK karena disinyalir ada dana tak wajar yang mengalir di rekening miliknya.
Baca Juga: Buntut Kasus Anak Perwira Aniaya Mahasiswa, Harta Kekayaan AKBP Achiruddin Digeledah!
Namun sebenarnya tak hanya itu saja yang belakangan menjadi sorotan, sikap arogansi yang ditunjukkan olehnya dibongkar oleh salah satu tetangganya.
Dikutip AyoJakarta.com dari sebuah artikel yang diterbitkan oleh laman metro.suara.com (28/4/2023), salah satu tetangganya dengan inisial L membongkar sikap arogan dan kerap bergaya hidup hedon.
Berdasarkan keteranganya, Achiruddin Hasibuan bahkan pernah ngamuk gegara tidak terima tetangganya melakukan pembangunan menempel di tembok rumahnya.
Meskipun dibangun di tanah milik tetangganya sendiri, Achiruddin berdalih bahwa hal tersebut dapat menyebabkan tembok dan tanah miliknya jadi jelek.
"(Dinding) nempel di situ, ngamuk dia. Disuruh bongkar. Padahal enggak pakai tanah dia, disuruh bongkar. Katanya dinding jadi buat jelek tanah dia," kata wanita berinisial L.
Selain itu beberapa keluhan juga disampaikan oleh wanita berinisial L tersebut, antara lain soal keresahannya melihat teman-teman dari anak Achiruddin yang kadang datang di setiap weekend dengan mengendarai motor.
"Itulah yang arogan rasa ibu, kadang hari Sabtu-Minggu banyak kawan-kawannya datang jemput," ujarnya.
Selain itu ia juga merasa heran soal laporan LHKPN dengan total harta Rp 467 juta, padahal menurutnya rumah yang ditempati oleh Achiruddin Hasibuan bernilai lebih dari itu.
Baca Juga: Seperti AG di Kasus Mario Dandy, Ada Safira di Kasus Anak Perwira Polisi Achiruddin Hasibuan
Sebab berdasarkan keterangan L, harga rumah miliknya yang dahulu dibeli dari Achiruddin sekitar enam tahun lalu dihargai Rp 700 juta, oleh karena itu sangat janggal jika LHKPNnya hanya menembus angka Rp 400 juta.
Sementara saat ditanya soal perkara yang saat ini sedang ramai dibicarakan, L mengatakan bahwa ia sempat mendengar keributan tersebut pada Desember tahun lalu.
Namun ia mengaku bahwa tidak berani mendekat, selain itu saat dikonfirmasi oleh L, mereka mengatakan bahwa hal Ken Admiral tersebut merupakan seorang maling.
"Dengarlah, tapi enggak berani lihat dekat, kata mereka korban itu maling. Rupanya kawannya," ucap L.***(Ardiany Fitri Sholekah)

Share this article
Namun sebenarnya tak hanya itu saja yang belakangan menjadi sorotan, sikap arogansi yang ditunjukkan olehnya dibongkar.