AYOJAKARTA.COM - Kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Mbah Slamet Tohari, seorang dukun pengganda uang, kembali menjadi perhatian publik.
Setelah terungkapnya kasus tersebut, lokasi ditemukannya 12 jenazah korban ramai dikunjungi oleh warga yang penasaran ingin melihat langsung TKP (Tempat Kejadian Perkara) kuburan korban pembunuhan keji tersebut.
Dikutip melalui kanal Youtube Metro TV pada 7 April 2023 oleh AyoJakarta.com, terpantau di sepanjang Jalan Raya Kalibening di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara, cukup padat mobil dan motor yang telah terparkir.
Pengendara yang berasal dari berbagai daerah ingin melihat langsung tempat kuburan dari korban pembunuhan sadis Mbah Slamet Tohari dukun pengganda uang Banjarnegara karena penasaran.
“Daripada liat di berita, di HP, saya penasaran ya saya datang langsung. Saya lihat itu saya deg-degan, nggak nyangka. Saya juga heran sama warga sekitar masa gak curiga sama sekali,” kata Wati, pengunjung TKP asal Purbalingga.
Padahal pada lokasi yang viral tersebut hanya ada beberapa galian lubang yang sebelumnya menjadi tempat ditemukannya belasan jenazah korban.
Namun, meski polisi telah memasang garis pembatas, sejumlah warga nekat menerobosnya demi dapat melihat lebih dekat TKP pemakaman korban pembunuhan tersebut.
Seperti yang diketahui, kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Mbah Slamet Tohari terungkap pada akhir Maret lalu.
Saat itu, salah satu korban yang akan dieksekusi dengan kedok meminum ramuan untuk ritual mengirim pesan Whatsapp kepada anaknya bahwa ia berada di kediaman Mbah Slamet atau Slamet Tohari.
Selain itu, korban meninggal yang berasal dari Sukabumi tersebut mengungkapkan bahwa apabila hingga Hari Minggu ia belum ada kabar, ia meminta dijemput sang anak bersama para aparat.
Setelah itu, Slamet Tohari diduga telah membunuh seorang korbannya dengan cara yang sadis, lalu membuang jenazahnya di sebuah lahan milik orang tuanya.
Dalam proses penyelidikan, polisi berhasil menemukan 12 jenazah korban di TKP yang sama. Selain itu, polisi juga berhasil menangkap Slamet Tohari dan seseorang orang yang diduga terlibat dalam kasus ini.
Kejadian pembunuhan ini mengundang perhatian publik karena pelaku adalah seorang dukun pengganda uang yang cukup terkenal melalui iklan Facebook dan mulut ke mulut.
Banyak orang yang menjadi korban penipuan Slamet Tohari dan hingga saat ini belum diketahui secara pasti nama korban yang ditemukan.
Saat ini, polisi masih terus melakukan penyelidikan. Bahkan Polres Banjarnegara telah mendirikan Posko Layanan Pengaduan Orang Hilang karena para korban yang sulit diidentifikasi.***

Share this article
Lokasi kebun yang dijadikan makam korban oleh Slamet Tohari mendadak ramai dikunjungi oleh warga, bakan dari berbagai daerah.