AYOJAKARTA.COM - Kawasan wisata Gunung Bromo baru-baru ini menyita perhatian publik karena kebakaran.
Video kawasan Gunung Bromo kebakaran itu kemudian viral di sosial media dan membuat warganet heboh.
Diduga pemicu kawasan Gunung Bromo kebakaran adalah akibat dari pasangan yang sedang melaksanakan prewedding dan menyalakan flare atau suar.
Dikutip ayojakarta.com dari Instagram @mood.jakarta pada Kamis (7/9/2023), kini ke enam orang termasuk pasangan tersebut diamankan di Polres Probolinggo.
Baca Juga: Mario Dandy Pamer Rubicon di Gunung Bromo saat Ada Larangan Mobil Pribadi, Netizen: Lagi Dinas?
Hal tersebut disampaikan Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardhana melalui Kanit Pidum Satreskrim Polres Probolinggo, Aipda Eko Apriyanto.
“Benar, ada enam orang yang diamankan dan sempat dibawa ke Polsek Sukapura. Sekarang masih dalam perjalanan menuju ke Polres,” kata Aipda Eko Apriyanto.
Imbasnya, pihak Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) sebagai pengelola terpaksa mengambil kebijakan untuk menutup sementara wisata tersebut.
Sementara itu, dalam video yang beredar menunjukan pasangan calon pengantin dan tim fotografer berada di lokasi sembari membereskan peralatan fotonya.
Baca Juga: Waspada! Aktivitas Gunung Bromo Meningkat, Badan Geologi Imbau Tak ada Aktivitas Radius 1 Km
Perekam video kemudian menyebut bahwa para pengunjung yang diduga menyebabkan kebakaran malah bersikap santai.
“Santai orangnya, santai banget dong mereka,” kata si perekam video.
“Nggak mau tanggung jawab nih orang,” lanjutnya.
Kejadian tersebut kemudian menuai banyak respons dari warganet.
Baca Juga: Line Up Jazz Gunung Bromo 2022 hari ke-2, Ada Andien hingga Komodo Project
Tak sedikit warganet yang geram atas kecerobohan pasangan tersebut dan juga timnya.
“Yang nikah berdua, yang susah sak taman nasional,” kata @nonaxxxx.
“Mau nikah tapi otaknya belum dipasang,” kata @masxxxx.***

Share this article
Kawasan Gunung Bromo terbakar diduga akibat prewedding yang nyalakan flare atau suara, warganet ramai menghujat.