Viral Kisah Dokter Padmosantjojo Berhasil Operasi Yuliana-Yuliani, Bayi Kembar Siam yang Kini Berprestasi

Nama dokter Padmosantjojo kembali mencuat lantaran keberhasilannya di masa silam mengoperasi bayi kembar siam Yuliana dan Yuliani.
Nama dokter Padmosantjojo kembali mencuat lantaran keberhasilannya di masa silam mengoperasi bayi kembar siam Yuliana dan Yuliani.

AYOJAKARTA.COM - Nama Dokter Padmosantjojo kembali mencuat lantaran keberhasilannya di masa silam mengoperasi bayi kembar siam Yuliana dan Yuliani.

Saat itu tahun 1987, Dokter Padmosantjojo merupakan orang yang dianggap bak malaikat karena berhasil melakukan sebuah operasi besar memisahkan dua bayi kembar siam dengan kepala berdempet.

Hal itu juga dianggap sebagai pencapaian besar di mana tindakan yang banyak dianggap mustahil namun rupanya berhasil ditaklukan sang dokter.

Bergelar profesor, R.M.Padmo Santjojo, Sp. BS (K) juga rupanya diketahui menyekolahkan si bayi kembar tersebut hingga menjadi doktor.

Baca Juga: Viral di X: Rocky Gerung Roasting Jubir TKN Prabowo-Gibran Andre Rosiade, Ada Kata Dungu

Berikut kisah perjuangan Dokter Padmosantjojo dalam melakukan tindakan yang sangat luar biasa tersebut.

"Banyak orang meragukan daya hidup kembar siam pasca operasi, paling banter cuma bertahan satu atau dua tahun, tapi Profesor Padmosantjojo, dokter ahli bedah saraf, bertekad untuk 'melawan' takdir itu," cuit akun X @syahirularif seperti dikutip AyoJakarta.com, Jumat, 1 Desember 2023.

Dikisahkan sang akun, operasi yang berjalan di tahu 1987 itu rupanya membawa perubahan besar dalam hidup kedua bayi tersebut.

"Hari itu, 21 Oktober 1987, Dokter Padmo tengah merancang takdirnya sendiri," lanjutnya.

Baca Juga: Kisah Inspiratif! Nandang OB Berusia 54 Tahun Viral Usai Berhasil Dapatkan Gelar S1

Diketahui dalam operasi pemisahan dua bayi kembar siam tersebut, tidak kurang dari 40 dokter disebut-sebut terlibat dalam operasi kedokteran paling bersejarah di Indonesia.

"Tidak kurang dari 40 dokter yang terlibat dalam operasi paling rumit dalam sejarah kedokteran Indonesia ini. Sebuah operasi saraf dempet kepala vertikal (kraniopagus), yang direncanakan selesai di atas 10 jam!" tulisnya.

Saat itu, dikisahkan sang akun, operasi dipimpin langsung oleh Dokter Padmosantjojo. Dimana banyak sekali kerumitan yang pastinya jika terjadi sedikit saja kesalahan akan berdampak buruk bagi kedua bayi.

"Tim spesialis, yang dipimpin langsung oleh dokter kelahiran Kediri tahun 1937 itu, harus memisahkan selaput otak (duramater) dan membelah pembuluh darah vena (sinus sagitalis) di otak menjadi dua bagian untuk kedua bayi tersebut. Jelas ini rumit dan butuh tingkat presisi tinggi. Kesalahan sedikit saja akan berakibat fatal," ujarnya.

Baca Juga: Kembali Viral, Nursaka Bocah yang Setiap Hari Lintas Negara Demi Sekolah 5 Tahun Lalu, Begini Kondisi Terkininya

Bahkan Dokter Padmo juga mengatakan pada waktu itu bahwa operasi tersebut seperti membelah uang kertas tanpa merusak gambar pada masing-masing sisinya.

Bayi kembar siam Yuliana dan Yuliani sendiri lahir pada tanggal 31 Juli 1987 di Rumah Sakit Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.

Kedua orang tua Yuliana dan Yuliani hanya seorang tukang dan buruh dimana penghasilan terlalu kurang untuk bisa memilih tindakan operasi bagi kedua buah hatinya.

Mereka pun hanya mampu memasrahkan segalanya kepada pihak rumah sakit.

Karena peralatan di rumah sakit tersebut sangat kurang, kedua bayi akhirnya harus dipindahkan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

Pada saat itulah Dokter Padmo yang mengetahui kondisi mereka mencoba untuk menyelamatkan kondisi sang bayi dan berusaha memisahkan keduanya agar tak dempet lagi.

Baca Juga: Jadi Tren Pejabat Lain, Ini Asal Usul Joget Gemoy Prabowo Subianto yang Viral

Bahkan selain melakukan penyelematan, Dokter Padmo juga diketahui merawat kedua bayi dengan sangat baik hingga menyediakan fasilitas bagi kedua orangtua Yuliana dan Yuliani.

"Pasca operasi, kedua bayi itu sementara dititipkan di sebuah ruangan khusus milik Departeman Sosial. Setiap hari Dokter Padmo mengontrol kebutuhan nutrisi mereka. Selama di Jakarta seluruh biaya ditanggung oleh dokter berambut gondrong tersebut, termasuk menyediakan penginapan bagi kedua orangtuanya," cuit sang akun lagi.

Tak hanya sampai di situ, Padmo juga rupanya menyekolahkan kedua bayi kembar tersebut hingga besar dan kini menjadi doktor dan dokter.

Menurut Padmo, dirinya ingin merawat kedua bayi tersebut yang dianggap sebuah hasil karyanya di dunia kedokteran.

Baca Juga: Viral Duta Sheila On 7 Tampil Totalitas Nyanyi Plus jadi MC Acara Pernikahan, Netizen: Love Bapack Satu Ini

Ia bahkan dipanggil Pak De oleh Yuliana dan Yuliani karena telah membiayai semua sekolah mereka.

Yuliana sendiri kini sudah menjadi doktor ilmu nutrisi dan teknologi pakan lulusan IPB Bogor, sementara Yuliani lulus sebagai dokter dengan cum laude (IPK. 4.0) dari fakultas kedokteran Universitas Andalas, Padang. Dan sekarang dia bekerja di sebuah puskesmas di Kota Padang.

Dokter Padmo pun dikenal sebagai dokter jeniu yang dermawan serta selalu bergaya sederhana dalam hidupnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Dokter Padmosantjojo
# kembar siam
# Operasi

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.