AYOJAKARTA.COM - Jagat maya masih di buat gempar dengan beredarnya video aksi penganiayaan yang dilakukan ajudan Bupati Kutai Barat terhadap pengemudi truk.
Dalam video berdurasi 39 detik tersebut, terlihat oknum ajudan Bupati Kutai Barat yang menurunkan paksa seorang pengemudi truk.
Tidak puas dengan menarik paksa pengemudi dari dalam truk, oknum ajudan Bupati Kutai Barat juga melepaskan sejumlah tendangan ke arah kepala serta dada.
Akibat adanya unggahan video yang kemudian viral tersebut, warganet kemudian mengkritisi perilaku brutal oknum ajudan serta Bupati Kubar.
Sehubungan dengan viralnya kabar terkait aksi penganiayaan tersebut, Bupati Kutai Barat (Kubar) FX Yapan memberi tanggapan.
Menurutnya, pemberitaan yang kini banyak beredar di masyarakat tidak sepenuhnya mencerminkan peristiwa sebenarnya.
Karena itu, FX Yapan berharap agar masyarakat juga mengetahui rangkaian peristiwa yang menjadi latar belakang lahirnya aksi koboi jalanan tersebut.
“Kalau melihat sepotong-sepotong memang tidak melihat peristiwa yang utuh,” jelas FX Yapan ketika dimintai keterangan.
Lebih lanjut, FX menjelaskan awal penyebab terjadinya peristiwa penganiayaan yang diawali dengan kondisi riil di jalan.
Dalam perjalanan pulang dari Kecamatan Jempang, FX mengaku sempat bertemu dengan lima unit truk pengangkut sawit yang jalan beriringan.
“Waktu itu kita minta jalan, kita klakson dan kita kedip lampu, yang paling belakang nomor lima kasih kita jalan,” jelas FX.
Usai berhasil mendapatkan tempat di antara iring-iringan truk CPO, upaya yang sama terus dilakukan sampai akhirnya berada di urutan ketiga.
“Truk yang kedua dan yang ke satu ini tidak mau kasih jalan, sudah klakson, kedip lampu, sampai tangan ajudan saya keluar melambaikan tangan,” imbuh FX.
Saat melintasi rute jalan lurus, dari arah berlawanan mobil yang ditumpangi Bupati Kubar berpapasan dengan bus milik salah satu perusahaan.
Meski sudah sempat nyaris terjadi kecelakaan, upaya untuk mendahului truk CPO tetap tidak mendapatkan hasil sehingga berbuntut perkelahian.
“Saya sudah melarang dari dalam mobil, tapi karena supir ini bertengkar kata-kata, ya akhirnya disitulah emosi, jadilah pemukulan,” jelas FX.
Peristiwa penganiayaan oknum ajudan ke pengemudi truk yang kemudian diunggah ke sejumlah media sosial kemudian tersebar dan viral.
FX Yapan menambahkan, ia dan bersama sejumlah warga yang ikut melerai kemudian melanjutkan perjalanan.
Atas adanya peristiwa pemukulan tersebut, FX Yapan mengaku telah melakukan upaya perdamaian sesuai dengan adat setempat.
“Sudah buat perjanjian dan sudah saling memaafkan,” ungkap FX Yapan seperti dikutip Ayojakarta, Jumat 22 Desember 2023 dari tvOnenEws. ***

Share this article
Dalam video berdurasi 39 detik tersebut, terlihat oknum ajudan Bupati Kutai Barat yang menurunkan paksa seorang pengemudi truk