AYOJAKARTA.COM – Saat menjadi narasumber bersama Denny Sumargo, Menkopolhukam Mahfud MD sempat menyinggung kebiasaan Alvin Lim yang dianggapnya biasa.
Menurut Mahfud MD, sosok advokat Alvin Lim seringkali menunjukkan sikap frontal sebagai bentuk tanggapan atas rencana eksekusi penangkapan.
“Makanya saya beritahu masyarakat, Alvin Lim itu begitu,” ungkap Mahfud MD saat Denny Sumargo menyoroti perihal keberadaan Ferdy Sambo yang saat itu tengah viral.
Lebih lanjut, dalam siniar tersebut Mahfud MD juga mengomentari sejumlah kasus besar yang melibatkan perusahaan investasi bodong.
Mahfud menyebut, investasi bodong Indosurya yang mencapai kerugian mencapai 106 triliun tersebut merupakan salah satu keberhasilannya di bidang hukum.
“Kasusnya kita tuntut satu-satu ke pengadilan, dari bebas murni kena 18 tahun, saya yang ngejar itu,” jelas Mahfud MD.
Namun demikian, Mahfud MD menyayangkan pernyataan yang mengklaim bahwa kasus Indosurya merupakan hasil kinerja Alvin Lim.
Mahfud menambahkan, pernyataan yang sering disampaikan Alvin terkait dengan kasus Indosurya merupakan suatu hal yang mustahil.
“Bagaimana dia yang ngaku yang mengurus yang berjuang, tidak ada ceritanya seorang pengacara menghukum orang,” jelas Mahfud.
Sehubungan dengan adanya pernyataan Menkopolhukam sekaligus cawapres peserta Pemilu 2024, Alvin Lim kembali memberi tanggapan.
Baca Juga: Ditanya Soal Keturunan Makassar, Mahfud MD: Saya Suka Kulinernya
Melalui kanal Youtube-nya, Alvin secara tegas menyanggah sejumlah informasi yang telah disampaikan Mahfud MD kepada publik melalui siniar Denny Sumargo.
Selain menyanggah pernyataan, Alvin Lim juga menantang Mahfud MD untuk bersama-sama membuktikan kebenaran pernyataannya.
Alvin menambahkan, sebagai seorang Menkopolhukam Mahfud MD telah menyia-nyiakan kesempatan untuk bisa menyelamatkan banyak orang.
Salah satu bentuk sikap menyia-nyiakan kesempatan tersebut adalah dengan terkesan berdiam diri ketika dimintai tolong oleh para korban Asuransi Wanaartha.
“Februari 2023, Bapak sudah bertemu dengan para korban Wanaartha, dan mereka sudah minta tolong Bapak disini,” ungkap Alvin.
Lebih lanjut, Alvin menyayangkan sikap Mahfud MD yang justru tidak bergeming dengan persoalan para nasabah Wanaartha.
Para nasabah tersebut, menurut Alvin banyak yang sudah meninggal karena hak-haknya sebagai nasabah tidak ditindaklanjuti secara serius oleh Pemerintah.
Karena itu, Alvin meminta dan menantang agar Menkopolhukam Mahfud MD mempergunakan wewenangnya untuk bisa mengurai kasus investasi bodong tersebut.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Lega Pelaku Pengancam Penembakan Anies Baswedan Sudah Ditangkap
Menurut Alvin, untuk bisa memastikan kebaikan sebagaimana sempat dinyatakan dengan bangga di siniar Denny Sumargo, Mahfud MD perlu menolong nasabah Wanaartha.
Menolong banyak orang membutuhkan, menurut Alvin sangat penting diperlihatkan Mahfud MD terlebih di musim kampanye seperti saat ini.
“Kalau Bapak tidak punya hati, jangan harap jadi Wapres,” tegas Alvin dikutip Ayojakarta, Minggu 14 Januari 2024 dari Quotien TV.

Share this article
Menurut Mahfud MD, sosok advokat Alvin Lim seringkali menunjukkan sikap frontal sebagai bentuk tanggapan atas rencana eksekusi penangkapan.