Adu Bukti di Sidang Praperadilan Pegi, Pakar Hukum Sebut Tersangka Kasus Vina Cirebon Ada Harapan Menang dengan Cara Ini

Sidang praperadilan Pegi akhirnya digelar, setelah sebelumnya ditunda sepekan karena ketidak hadiran Polda Jawa Barat selaku pihak pemohon.
Sidang praperadilan Pegi akhirnya digelar, setelah sebelumnya ditunda sepekan karena ketidak hadiran Polda Jawa Barat selaku pihak pemohon.

AYOJAKARTA.COM - Sidang praperadilan Pegi Setiawan, tersangka dalam kasus Vina Cirebon telah digelar sejak Senin, 1 Juli 2024.

Sidang praperadilan Pegi tersebut akhirnya digelar, setelah sebelumnya ditunda sepekan karena ketidak hadiran Polda Jawa Barat selaku pihak termohon.

Kali ini sidang praperadilan Pegi tampak dihadiri oleh kedua belah pihak yakni pihak pemohon dan termohon.

Adapun pihak pemohon dalam hal ini tentu saja adalah tim kuasa hukum Pegi Setiawan, sementara pihak termohon adalah tim kuasa hukum Polda Jawa Barat.

Dalam kesempatan ini, tim hukum Polda Jawa Barat meminta hakim agar menolak permohonan praperadilan Pegi.

Pasalnya tim hukum Polda Jawa Barat mengklaim bahwa pihaknya memiliki 3 alat bukti dalam menetapkan Pegi sebagai tersangka kasus Vina Cirebon.

Tidak seperti yang dinyatakan oleh tim kuasa hukum Pegi, yang mengatakan bahwa Polda Jawa Barat tidak menggunakan 2 alat bukti dalam penetapan tersangka terhadap Pegi.

Baca Juga: Dana KJMU Tahap 1 Tahun 2024 Kapan Dicairkan ke Penerima Baru? Ini Proses yang Harus Dilakukan

Dengan mengajukan salah satu bukti hasil kecocokan wajah dan sidik jari Pegi di atas 90% identik dengan tersangka kasus Vina Cirebon yang mereka cari, tim hukum Polda Jawa Barat mengatakan bahwa penetapan Pegi sebagai tersangka sudah dilakukan sesuai prosedur dan sah secara hukum.

Sementara kuasa hukum Pegi tetap meyakini jika Polda Jawa Barat telah melanggar prosedur bahkan salah orang dalam menetapkan Pegi sebagai tersangka.

Berkenaan dengan hal tersebut, seorang pakar hukum atau dalam hal ini adalah Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Soedirman (Unsoed) Hibnu Nugroho memberi tanggapan.

Berdasarkan bukti yang disampaikan oleh tim hukum Polda Jawa Barat, bukti yang paling kuat dan bisa menentukan menurut Hibnu Nugroho adalah sidik jari.

Baca Juga: 7 Tanda Orang Bahagia dengan Gaya Hidup Sederhana Sehari-hari

Sebab dalam ilmu pengungkapan perkara, sidik jari dan DNA merupakan dua jenis pengungkapan yang paling akurat dan tidak terbantahkan.

Sehingga jika memang bukti sidik jari yang disebutkan oleh tim hukum Polda Jawa Barat benar dan cocok, maka bisa jadi penangkapan dan penetapan tersangka terhadap Pegi sudah akurat atau benar.

"Jadi kalau itu memang sama, artinya identifikasi, berarti akurat yang sekarang dilakukan penangkapan," ucap Hibnu Nugroho, dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Kompas TV Pontianak pada Rabu, 3 Juli 2024.

"(Karena) yang sangat menentukan adalah sidik jari. Dalam ilmu pengungkapan perkara, sidik jari dan DNA itu (merupakan) dua jenis pengungkapan yang tidak terbantahkan," lanjut Hibnu Nugroho.

Ia juga mengungkapkan soal ketidak yakinan dirinya jika terhadap bukti yang berupa data kependudukan ataupun foto.

Sebab kedua hal tersebut menurut Hibnu Nugroho masih ada kemungkinan untuk bisa diubah.

Lebih lanjut, Hibnu Nugroho menjelaskan perlunya tim kuasa hukum Pegi untuk mempertanyakan terkait cara Polda Jawa Barat memperoleh bukti tersebut.

Mekanisme Polda Jawa Barat dalam menetapkan Pegi sebagai tersangka juga patut diketahui penjelasannya lebih lanjut.

Mengingat tim kuasa hukum Pegi sempat mengatakan bahwa sejak kliennya berstatus DPO hingga ditetapkan sebagai tersangka, Polda Jawa Barat belum pernah melakukan pemeriksaan.

Baca Juga: Benarkah 130 Ribu Lebih Peserta Didik KJP Plus Bisa Gagal Cair Bulan Ini? Cek Syarat Lengkap Penerima Disini

Dengan demikian, permohonan praperadilan Pegi masih ada harapan untuk terkabul dan menang di sidang praperadilan, jika terbukti Polda Jawa Barat salah prosedur atau mekanisme dalam menetapkan Pegi sebagai tersangka.

"Belum (bisa diprediksi permohonan praperadilan Pegi akan tertolak). Kalau identifikasi sudah (cukup membuktikan), tapi mekanisme untuk mendapatkan suatu bukti penentuan ini (masih) ada problem," jelas Hibnu Nugroho kemudian.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Pegi Setiawan
# Vina Cirebon
# Sidang Praperadilan
# tersangka

News Update

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.