AYOJAKARTA.COM – Eko Ramadhani alias Koplak merupakan salah satu terpidana seumur hidup yang divonis terlibat atas kasus kematian Vina pada 2016 silam.
Selain diputus bersalah oleh Pengadilan dan ikut terlibat dalam kasus tewasnya Vina, Eko Ramadhani juga dicurigai menjadi bagian dari kelompok geng motor.
Terkait dengan anggapan-anggapan buruk tersebut, Ibunda Eko Ramadhani meyakini anaknya tidak terlibat dalam kasus yang menewaskan Vina.
“Eko itu nggak pernah ikut geng motor, kerjaannya kuli bangunan,” ungkap Ibunda Eko saat menjadi narasumber dalam sebuah siniar.
Disamping menjadi pekerja bangunan, Ibunda Eko yang bekerja sebagai penjual minyak dan pengupas bawang juga sering mendapat bantuan tenaga.
Meski tidak rutin, bawang kupas yang menjadi sumber penghasilan keluarga juga sesekali dibawa Eko untuk dikerjakan bersama teman-temannya.
Baca Juga: Jadwal SPMB PKN STAN 2024: Sebentar Lagi Diumumkan Lokasi SKD, Kapan Pelaksanaan Tesnya?
Usai peristiwa Vina, Eko Ramadhani diringkus oleh petugas polisi di dekat sebuah warung yang jaraknya tidak jauh dari tempat tinggalnya.
Sebelum peristiwa penangkapan, Ibunda Eko mengenang permintaan Eko yang belum sempat terwujud hingga penangkapan berlangsung.
“Anaknya pesan, Bu nanti bikinin Rica-rica ayam paprika sama brokoli, jadi saya bikin, tapi anaknya nggak ada,” ungkap Ibunda Eko.
Meski sudah berusaha untuk mencari tahu keberadaan putranya, Ibunda Eko mengaku tidak mendapat cukup informasi dari pihak polisi.
Untuk sekedar bisa menemui putranya di sel tahanan, Ibunda Eko mengaku sempat mengeluarkan uang sebesar Rp 1.500.000 melalui kenalannya yang bernama Adul.
Berdasar penjelasan Adul ke Ibunda Eko, uang tersebut akan diberikannya kepada sejumlah oknum yang bertugas.
Namun demikian, keinginan Ibunda Eko untuk bisa menemui anaknya di sel tahanan tetap tidak terwujud dan berjalan sesuai harapan.
Dari keterangan sejumlah kenalan, Ibunda Eko kemudian mengetahui anaknya sudah dipindahkan ke ruang tahanan di Polda Jawa Barat.
Usai menunggu ketidak pastian selama beberapa hari, doa yang dipinta Ibunda Eko kepada Tuhan akhirnya terjawab melalui sambungan telepon.
Sempat merasa senang mendengar suara anaknya yang masih hidup, Ibunda Eko justru menangis usai percakapan telepon diakhiri.
“Dia ngomongnya itu nggak kuat, Bu barangkali nanti Eko meninggal, di kuburnya jangan jauh-jauh, ke Bapaknya juga bilang begitu,” kenang Ibunda Eko.
Ditetapkan oleh persidangan sebagai salah satu sosok yang menyebabkan kematian Vina dan Eky, Ibunda Eko mengaku tidak percaya.
Selain karena sosoknya yang dikenal penurut dan pendiam serta dekat dengan keluarga, Eko Ramadhani juga merupakan pria pemalu.

Share this article
Eko Ramadhani alias Koplak merupakan salah satu terpidana seumur hidup yang divonis terlibat atas kasus kematian Vina pada 2016 silam.