Susno Duadji Yakin Pegi Setiawan Akan Bebas, Justru Curiga Saksi Ini sebagai Pelaku Sebenarnya

Dalam pernyataannya, Susno Duadji menyoroti dua alat bukti yang hingga saat ini belum dibuka dalam persidangan.
Dalam pernyataannya, Susno Duadji menyoroti dua alat bukti yang hingga saat ini belum dibuka dalam persidangan.

AYOJAKARTA.COM - Susno Duadji, mantan Kabareskrim Polri, mengungkapkan keyakinannya bahwa Pegi Setiawan akan bebas dalam sidang pra peradilan kasus pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon.

Susno bahkan mencurigai bahwa salah satu saksi dalam kasus ini mungkin adalah pelaku sebenarnya.

Dalam pernyataannya, Susno Duadji menyoroti dua alat bukti yang hingga saat ini belum dibuka dalam persidangan.

"Saya sangat berharap sidang pra peradilan dan penyidikan ini bisa membuka dua alat bukti yang disebutkan di pengadilan yang hingga saat ini tidak dibuka. Ini tanda tanya besar," ujarnya.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Ketahui Karakteristik Kamu yang Sebenarnya Melalui Permainan Kokology

Misteri CCTV dan HP

Susno menyoroti rekaman CCTV yang disebutkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tetapi belum diputar di pengadilan.

"Bukankah di BAP mengatakan mereka sudah menyita CCTV enam atau berapa dan itu belum dibuka? Kenapa hakimnya oon ya, saya katakan oon lah hakimnya," tegas Susno.

Dia juga mengkritik hakim yang memutuskan kasus ini tanpa alat bukti forensik yang memadai.

Selain CCTV, Susno juga menyoroti pentingnya bukti dari percakapan di HP milik Pegi, Vina, dan Eki, serta orang-orang yang dihukum dalam kasus ini.

"HP Pegi, HP Vina, HP Eki, ditambah HP orang-orang yang dihukum ini disita. Apakah ada bukti percakapan di sana? Iya, ada bukti percakapan, ada bukti WA, ada bukti video dan apa-apa ini belum juga dibuka," jelas Susno.

Saksi Mencurigakan

Susno mencurigai salah satu saksi, Aep, sebagai pelaku sebenarnya.

"Kalau saya jadi polisi atau jadi penyidik sekarang ini yang saya perdalam adalah namanya Aep. Adanya nama 11 nama itu berasal dari berita acara Rudiana. Rudiana tidak ada di TKP, Rudiana dari mana tahunya? Pasti dari Aep," ungkapnya.

Susno juga menyebut beberapa nama lain yang perlu diperiksa lebih lanjut, seperti Dede dan Melmel.

"Ini yang harus diperiksa, diperdalam, dari mana dapat sama 11 orang ini karena ada di berita acara Rudiana. Terus Aep ini dari mana tahu sebelas ini? Jangan-jangan ini pelakunya ya. Jangan-jangan si Aep ini pelakunya kok dia bisa tahu persis. Lah ini saya curiga besar, mudah-mudahan Aep enggak lari," tambahnya.

Susno Duadji berharap agar pengadilan dan pihak berwenang segera membuka dua alat bukti tersebut agar kasus ini bisa terungkap dengan jelas.

"CCTV kita harap dibuka. Mabes buka CCTV itu. Kalau CCTV itu dibuka yang enam apa berapa yang sudah disita di berita acara CCTV belum dibuka," tegasnya.

Bila dua alat bukti ini dibuka, Susno yakin bahwa Pegi Setiawan bisa terbebas dari tuduhan yang menghukumnya seumur hidup.

Baca Juga: Menjelang Putusan Praperadilan, Kuasa Hukum Pegi Setiawan Ungkap Pegi Alias Perong Memang Ada

"Saya yakin Pegi ini akan bebas," pungkasnya.

Kasus pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon menjadi perhatian publik, dan pernyataan Susno Duadji ini semakin menambah sorotan terhadap proses hukum yang berjalan.

Pihak berwenang diharapkan dapat segera memberikan kejelasan mengenai alat bukti yang hingga kini masih menjadi tanda tanya besar.

Sementara putusan sidang pra peradilan Pegi Setiawan akan dibacakan oleh hakim tunggal Eman Sulaeman pada Senin, 8 Juli 2024.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Pegi Setiawan
# Saksi
# Susno Duadji

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.