AYOJAKARTA.COM - Viral seorang istri mengaku mengalami dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dari sang suami yang disebut merupakan karyawan PT Antam.
Dikabarkan, sang suami yang disebut karyawan PT Antam ini diduga tak hanya melakukan KDRT tapi juga menganiaya anaknya yang masih balita.
Dugaan KDRT oleh karyawan PT Antam pada istri dan anak balitanya diketahui terjadi di Kecamatan Pomala, Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Peristiwa dugaan kekerasan tersebut menjadi viral dan diunggah Instagram @huswatch.id.
Menurut informasi, korban telah melapor sebanyak dua kali ke pihak kepolisian selama satu bulan namun belum diproses.
Dalam unggahan tersebut, diperlihatkan juga keadaan istri dan anaknya yang mengalami luka lebam di bagian wajah.
Pada bagian kepala sang istri tampak mengalami luka hingga berdarah.
Kaki dan tangan wanita tersebut juga terlihat mengalami luka lebam.
Baca Juga: Inilah Kronologis Awal Peristiwa Tewasnya Afif Maulana yang Sedang Viral
Dalam video tersebut, korban menceritakan bahwa suaminya baru pulang pagi buta atau sekitar subuh.
Dijelaskan olehnya, suaminya ini diduga baru mengonsumsi minuman keras dan malah memukuli anaknya.
“Habis minum subuh-subuh baru datang langsung tidur pukuli anaknya,” kata wanita tersebut.
Setelah kasus karyawan PT Antam Diduga KDRT viral, diketahui Polda Sultra melalui Twitter @Hms_Poldasutra meminta maaf karena belum maksimal melakukan pelayanan pada masyarakat.
Pihaknya meminta agar korban menghubungi ke nomor pelayanan dan pengaduan.
“Kami mhn maaf karna belum maksimalnya pelayanan yg kami berikan kpd masyarakat. Terkait kejadian ini Polda Sultra merespon dan akan ditindaklanjuti. Selain itu bisa juga menghubungi nomor telf & WhatsApp Pelayanan Pengaduan kami di nmr 0812 4491 6998,” tulisnya.***
Share this article
Respons Polda Sultra terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan karyawan PT ANTAM di Kolaka pada anak dan istrinya.