AYOJAKARTA.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini kembali memeriksa Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto pada Kamis, 15 Agustus 2024.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto datang ke gedung KPK bersama tim kuasa hukumnya, Ronny Talapessy dan Johannes Tobing.
Hasto mendatangi gedung KPK untuk memberikan keterangan sebagai saksi terkait kasus korupsi atas tindak lanjut ott yang dilakukan oleh KPK atas proyek strategis kereta api di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
“Bagi warga negara yang punya tanggung jawab untuk ikut menegakkan hukum maka ketika diundang sebagai saksi persoalan yang diperlukan keterangan dari saya adalah terkait dengan persoalan korupsi atas tindak lanjut ott yang dilakukan KPK atas proyek strategis kereta api di Jawa Tengah dan Jawa Timur, ya di Jawa Timur” ucap Hasto dikutip Ayojakarta.com dari Youtube tvOneNews, pada Kamis, 15 Agustus 2024.
Ia mengakui pada saat itu, dirinya dan salah satu anggota yang menjadi tersangka merupakan pembuat rumah aspirasi tim pemenangan Jokowi dan KH Maruf Amin.
“Berdasarkan informasi yang diberikan oleh Bapak Adidarmo yang saat itu menjadi kepala sekretariat tim pemenangan presiden Tim kampanye Jokowi, KH Maruf Amin” lanjutnya.
“Saat itu kami memang membuat suatu rumah aspirasi nah dan salah satu yang bergotong-royong untuk rumah aspirasi itu di belakang hari ternyata menjadi tersangka nah. Detailnya nanti kami akan tindak lanjuti setelah dilakukan pemberian keterangan di KPK” ucapnya lagi.
Baca Juga: Raih Prestasi di Ajang Bergengsi IEO 2024, Siswa Pribadi Bandung School Jadi Sosok Inspiratif
Diketahui sebelumnya, KPK saat ini sedang mengusut kasus dugaan korupsi pembangunan dan perawatan jalur kereta api di DJKA, Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Kasus tersebut kini terus berlanjut karena kasus korupsi itu diduga terjadi di banyak titik pembangunan jalur KA.
Share this article
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto datang ke gedung KPK bersama tim kuasa hukumnya, Ronny Talapessy dan Johannes Tobing.