Saka Tatal Jadi Saksi, Otto Hasibuan Ajukan Permohonan Penting di Sidang PK 6 Terpidana Kasus Vina-Eky

Saksi yang dihadirkan dan menarik perhatian publik adalah Saka tatal, salah satu terpidana kasus Vina yang sudah bebas pada 23 Juli 2024.
Saksi yang dihadirkan dan menarik perhatian publik adalah Saka tatal, salah satu terpidana kasus Vina yang sudah bebas pada 23 Juli 2024.

AYOJAKARTA.COM - Otto Hasibuan dan tim kuasa hukum mendampingi enam terpidana dalam sidang lanjutan PK (Peninjauan Kembali) Kasus Vina Cirebon dan Eky.

Dalam agenda sidang PK yang digelar di Pengadilan Negeri Cirebon tanggal 12 September 2024, enam terpidana dimintai keterangan terkait fakta-fakta kejadian kematian Vina dan Eky delapan tahun silam.

Selain enam terpidana, sidang PK juga memeriksa keterangan empat saksi yang dihadirkan oleh tim kuasa hukum Eka Sandi dan terpidana lainnya, salah satunya Saka Tatal.

Pengungkapan kasus kematian Vina Cirebon dan Eky menemui babak baru.

Sidang PK yang dimohonkan oleh pihak enam terpidana sudah digelar sejak 4 September 2024.

Adapun agenda sidang PK yang digelar hari ini, Jum'at 13 September 2024 masih memeriksa keterangan para saksi yang dihadirkan oleh tim kuasa hukum enam terpidana. 

Saksi yang dihadirkan dan menarik perhatian publik adalah Saka tatal, salah satu terpidana kasus Vina yang sudah bebas murni pada 23 Juli 2024.

Baca Juga: Hore! Akses Bstation Normal Kembali tapi Subtitle Video Hilang? Atasi dengan Cara Mudah Ini

Saka tatal dihadirkan sebagai saksi alibi yang bisa menguatkan keterangan dari enam terpidana.

Di tengah memberikan keterangan sebagai saksi alibi, Saka Tatal tampak tersulut emosi dan menantang Jaksa Penuntut Umum untuk bersumpah saat JPU menanyakan kepada saksi apakah menerima kekerasan atau pemukulan saat penyidikan di Polresta Cirebon Kota delapan tahun silam

"Sudah gini aja saya gak mau ngomong panjang lebar, mau gak sumpah bang Icis," ujar Saka.

Hakim ketua, Arie Ferdian, SH, MH menengahi ketegangan antara Saka Tatal dengan Jaksa Penuntut Umum.

Baca Juga: Takut Penuh Daftar di Kemenkes? Begini Cara Lihat Jumlah Pesaing Formasi CPNS 2024 secara Online

Otto Hasibuan selaku tim kuasa hukum enam terpidana akhirnya memberikan tanggapan hingga permohonan saat pemeriksaan kesaksian Saka Tatal selesai dilakukan.

"Semua terpidana ini tidak semua dihadirkan pada persidangan Saka sebagai saksi. Yang hadir hanya Supriyanto dan Jaya, yang lainnya tidak pernah dihadirkan dalam persidangan Saka Tatal," ujar Otto, dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Kompas TV, hari Jum'at, 13 September 2024.

Selain menanggapi kesaksian Saka Tatal, Otto Hasibuan yang mewakili tim kuasa hukum enam terpidana.

Otto memohon adanya penyelidikan dan investigasi lebih mendalam di TKP kematian Vina dan Eky untuk menemukan fakta-fakta baru.

"Kami ada permohonan, permohonan kami ini, kami sampaikan bukan untuk diputus hari ini dan mohon kepada majelis untuk mempertimbangkan."

"Nanti setelah pemeriksaan saksi ini selesai, dari pandangan-pandangan ini yang kita lihat bahwa banyak sekali keadaan-keadaan yang tidak bisa digambarkan karena kita tidak pernah mengetahui atau melihat tempat kejadian." jelasnya.

Baca Juga: Pendaftar CPNS 2024 Tembus 3,8 Juta, Ini Dia Instansi-Instansi yang Ramai Peminat!

Otto membeberkan banyaknya kejanggalan dan kurangnya data terkait fakta di lapangan yang bisa mengungkap kejadian sebenarnya atas kematian Vina dan Eky.

"Suatu contoh seperti tadi jarak antara SMP tempat kejadian me flyover tidak tahu."

"Kalau boleh setelah pemeriksaan saksi kita dapat melakukan pemeriksaan persidangan di tempat kejadian untuk mengetahui fakta-fakta tersebut."

"Ini kita usulkan sekarang yang nantinya pada akhir persidangan setelah saksi dan ini yang mulia nanti yang memutuskan gimana sebaiknya," tambahnya.

Otto juga memperkuat alasan permohonan yang diajukan agar lebih bisa mengulik fakta-fakta yang mungkin masih belum diketahui.

"Jadi biar fakta ini bisa kita ketahui. Terus terang saja kami melihat secara sengaja datang jam 9-11, di tempat kejadian melihat suasana," lanjutnya.

Baca Juga: Kabar Gembira! 6 Kategori Penerima Bantuan Sosial Dapat Bansos Cair Hari Ini, Ada MRP Salur di Kantor Pos

"Sehingga kita bisa mengetahui, sehingga majelis juga bisa melihat dan dapat memberikan catatan yang tepat, perkara yang tepat kepada Mahkamah Agung untuk menilai perkara ini, itu permohonan kami," ujar Otto.

Terkait permohonan yang disampaikan Otto Hasibuan mewakili tim kuasa hukum enam terpidana, Majelis Hakim memberikan tanggapannya.

"Nanti kami pertimbangkan baiknya seperti apa, buruknya seperti apa. Seandainya itu dapat kita laksanakan, ini kan harus memenuhi beberapa aspek, salah satunya yang terpenting bagi kami itu adalah aspek keamanan," ungkap Arie Ferdian selaku hakim ketua.

Majelis hakim meminta harus ada jaminan terlebih yang utama adalah faktor keamanan jika permohonan untuk melakukan penyelidikan TKP kematian Vina-Eky dikabulkan.

"Jika nanti kami kabulkan, sebagai termohon (tim kuasa hukum enam terpidana) harus bisa menjamin itu," pungkasnya.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# permohonan
# Saka Tatal
# sidang pk
# Otto Hasibuan
# Saksi

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.