Kepala Desa Kohot Akui Modus Pemalsuan Sertifikat Tanah di Kawasan Pagar Laut Tangerang, Ada Keterlibatan Kades Lain?

Dalam keterangan resminya, Brigjen Djuandhani Rardjo Puro menyatakan bahwa Kepala Desa Kohot, Arsin bin Asip, telah mengaku perbuatannya.
Dalam keterangan resminya, Brigjen Djuandhani Rardjo Puro menyatakan bahwa Kepala Desa Kohot, Arsin bin Asip, telah mengaku perbuatannya.

AYOJAKARTA.COM - Polri mengungkap adanya pemalsuan dokumen dalam penerbitan sertifikat tanah di kawasan pagar laut Kabupaten Tangerang.

Dalam keterangan resminya, Brigjen Djuandhani Rardjo Puro menyatakan bahwa Kepala Desa Kohot, Arsin bin Asip, telah mengaku perbuatannya.

Kades Kohot itu mengetahui dan terlibat dalam modus operandi pemalsuan data untuk pembuatan girik atau dokumen awal penerbitan sertifikat tanah.

Menurut keterangan Brigjen Djuandhani Rardjo Puro, Arsin mengakui bahwa nama-nama warga telah disalahgunakan untuk menerbitkan girik palsu.

“Kami menduga bahwa Arsin tidak bekerja sendiri. Saat ini polisi masih mendalami keterlibatan pihak-pihak lain dalam kasus pemalsuan dokumen dan sertifikat di kawasan pagar laut,” ungkapnya.

Hingga saat ini, meskipun sudah ada pengakuan, polisi belum menetapkan Arsin sebagai tersangka karena masih menunggu kecukupan alat bukti untuk gelar perkara.

Baca Juga: Bolehkah Istri Memakai Uang Suami Seenaknya Tanpa Komunikasi?

Dalam operasi yang dilakukan oleh tim gabungan Mabes Polri, rumah Kepala Desa dan Sekretaris Desa di Kohot beserta kantor desa digelar, dengan penyitaan sebanyak 263 warkah tanah.

Operasi tersebut dilakukan dalam rangka pengungkapan dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen penerbitan Sertifikat Hak Milik (SHM) dan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) di area pagar laut.

Polisi juga telah memeriksa 44 saksi, mulai dari warga, perangkat desa, hingga pejabat pemerintah daerah dan perwakilan Kementerian terkait.

Hasil pemeriksaan sejauh ini menunjukkan kesesuaian dengan keterangan korban, yang mengaku bahwa identitas anaknya dipalsukan untuk penerbitan sertifikat, meskipun dirinya tidak memiliki lahan di daratan maupun di laut.

Baca Juga: Bolehkah Orang Islam Memelihara Anjing demi Alasan Keamanan atau Sekadar Peliharaan?

Lembaga Bantuan Hukum PP Muhammadiyah, yang turut melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian, menyatakan keyakinannya atas keterlibatan Kepala Desa Kohot dalam kasus pemalsuan dokumen pagar laut.

Ketua Riset dan Advokasi LBH PP Muhammadiyah, Gufroni, berharap seluruh pihak yang terlibat dapat dikenai sanksi hukum yang tegas.

“Kami sangat mengharapkan adanya pengumuman resmi mengenai siapa saja yang akan dijadikan tersangka dalam kasus ini, termasuk keterlibatan pihak-pihak terkait HGB dan dokumen palsu lainnya,” ujarnya.

Polri menegaskan bahwa proses penyidikan masih berlangsung dengan prinsip praduga tak bersalah.

Setiap tersangka akan diputuskan berdasarkan pembuktian yang terpenuhi dari alat bukti yang ada.

Tim penyidik diperkirakan akan segera menggelarkan perkara, kemungkinan dalam minggu ini atau minggu depan.

Selain itu, muncul spekulasi bahwa kasus ini juga menyangkut keterlibatan 16 Kepala Desa lain yang diduga terlibat dalam pemalsuan dokumen.

Hingga saat ini, polisi masih memeriksa bukti dan saksi untuk mengungkap jaringan pelaku di kawasan tersebut.

Baca Juga: Sudah Tahu Belum Cara Mengecek Hasil Seleksi Administrasi PPPK 2024 Tahap 2?

Kasus pemalsuan dokumen di kawasan pagar laut Tangerang ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian dan lembaga bantuan hukum.

Masyarakat diminta untuk terus mengikuti perkembangan penyidikan.

Sementara pihak berwenang berjanji akan menyelesaikan perkara ini seadil-adilnya sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kawasan Pagar Laut Tangerang
# Modus Pemalsuan
# Kepala Desa Kohot
# Sertifikat Tanah

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.