AYOJAKARTA.COM--Setelah sempat menjadi berita viral di jagat maya, polisi mendatangi bengkel motor yang berada di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat.
“Kami telah mendatangi bengkel tersebut untuk melakukan klarifikasi terhadap pihak bengkel,” ujar Kapolsek Babakan Madang, AKP Susilo Tri Wibowo.
Dalam penjelasan kepada awak media, AKP Susilo menjelaskan bahwa yang terjadi di bengkel tersebut merupakan sebuah kesalah-pahaman.
Lebih lanjut, AKP Susilo Tri Wibowo meminta kepada pihak konsumen bengkel mendatangi Polsek jika ingin menyelesaikan permasalahan tersebut.
Sebelumnya, melalui akun Tiktoknya pemilik sepeda motor yang sudah terlanjur dibongkar mesin sempat menceritakan kronologis yang kemudian menjadi berita viral.
Baca Juga: Usai Viral Karena Getok Harga Bengkel Hens Motor, Polisi Lakukan Penyelidikan di Bengkel Sentul
Menurut pengakuannya, Echa beserta suami dan anaknya ingin jalan-jalan tipis menggunakan sepeda motornya.
Namun ditengah perjalanan, sepeda motor yang ditumpangi mengalami keganjilan sehingga perlu mencari bengkel.
Bukannya menjadi lebih baik, Echa justru mendapati sepeda motor yang dipakai untuk mencari nafkah tersebut sudah berubah bentuk.
Selanjutnya, Echa meminta untuk dilakukan perakitan mesin, namun ia mengaku dimintai biaya tambahan.
Baca Juga: Kamu Tidak Sendiri! Tanggapi Viral Hens Motor, Review Googlenya Ternyata Bikin Geleng-geleng
Echa kemudian memutuskan untuk menyewa pick up untuk mengangkut sepeda motornya yang sudah tidak beraturan.
Sewaktu menaiki sepeda motor ke atas pick up, pengemudi pick up tersebut sempat menceritakan perihal pengalamannya.
Menurut pengakuan pengemudi pick up, belum lama ini dirinya juga sempat mengangkut sepeda motor dari bengkel yang sama.
Mengetahui hal tersebut, Echa kemudian melihat review dari para pelanggan mengenai bengkel Hens Motor tempatnya melakukan perbaikan.
Berdasarkan review yang didapatkan dari Google Maps, Echa kemudian mengetahui bahwa di bengkel tersebut sudah sering terjadi persoalan sama.
Karena tidak ingin orang lain mengalami permasalahan yang ia alami, Echa kemudian menceritakan pengalamannya ke medsos dan kemudian viral.
Sayangnya, unggahan video yang kemudian viral tersebut sudah dihapus oleh Tiktok karena dianggap sebagai sebuah pelanggaran.
“Bingung sama Tiktok, video viralnya dihapus dan dibilang pelanggaran, padahal niat baik supaya ga ada lagi korban-korban,” tulis Echa dalam akun Tiktoknya.
Sehubungan dengan permintaan kepolisian yang meminta Echa untuk datang dan membuat laporan, Echa juga memberi pernyataan.
“Saya nggak mau karena masih kasihan, di sini saya bukan mau memenjarakan pelaku, saya hanya mau usaha yang jujur dan cepat tobat,” terang Echa.
Dari unggahan di Tiktok, diketahui sepeda motor tersebut sudah kembali normal setelah dilakukan perbaikan oleh sejumlah teman.
Demikian seperti dikutip Ayojakarta pada Selasa, 2 Mei 2023 dari unggahan akun Tiktok @echadama08. ***

Share this article
Echa kemudian memutuskan untuk menyewa pick up untuk mengangkut sepeda motornya yang sudah tidak beraturan.