AYOJAKARTA.COM - Sebuah video viral beredar di media sosial yang memperlihat aksi oknum Kepala Sekolah di salah satu sekolah di Sulawesi Utara (Sulut) tepatnya Manado.
Di dalam video yang beredar di media sosial nampak oknum Kepala Sekolah yang merupakan seorang wanita sedang membuka sebuah paket pesanan.
Nampak pada video yang diunggah akun Twitter @Midjan_La_2 seperti dilansir AyoJakarta.com, Minggu (7/5/2023).
Baca Juga: Viral Uya Kuya dan Tio Pakusadewo Bahas Paket 18 Juta di Rutan, Ternyata Ini yang Didapatkan
Ibu Kepala Sekolah tersebut dengan semangat membuka paketan pesanan yang diduga memang pesanan miliknya.
Terdengar suara kurir paketan yang merekam video tersebut mengatakan bahwa paketan yang sudah dibuka seharusnya dibayar dulu.
“Maksudnya ibu kalau memang ibu buka, ibu harus bayar ibu,” ujar kurir paketan tersebut di dalam video.
Baca Juga: Bersihkan Rumah Dokter Wayan di Karawang yang Viral, Petugas Gabungan Berhasil Angkut 3 Truk Sampah
Kemudian sang ibu Kepala Sekolah menjawab, jika memang itu sudah biasa dilakukan bahwa buka dulu baru bayar.
Namun sepertinya barang yang dipesan tidak sesuai pesanan sang ibu, sehingga diduga ibu Kepala Sekolah tersebut tidak mau membayar kepada kurir atas paketan tersebut.
Padahal nampak dari video, bungkus paketan sudah terbuka dan isi di dalam juga sudah dikeluarkan dari bungkusnya.
Baca Juga: Viral, Wanita Ini Lebih Pilih Bertemu Jokowi Ketimbang 'Nyayur Demi Keluhkan Jalan Rusak di Lampung
Sayangnya tidak terlihat dengan jelas barang apa yang dipesan ibu Kepala Sekolah tersebut sehingga menolak untuk melakukan pembayaran kepada kurir yang mengantar.
Sontak saja kurir merasa kesal dan meminta sang ibu Kepala Sekolah untuk tetap membayar pesanan karena sudah di buka.
Namun sang ibu kekeh dengan malah mencoba memasukkan kembali barang kedalam plastik bungkus paketan untuk minta dikembalikan.
Sontak video tersebut menuai reaksi keras dari para warganet yang menilai seorang Kepala Sekolah tidak memiliki adab dalam bertindak dan tidak mencerminkan perilaku yang seharusnya.
“C ibu nya kepala sekolah tp kok gak tau prosedur kali ya..kyknya c ibu nya gak sekolah tp kok bisa jadi kepala sekolah,” ujar salah satu warganet.
“Kepsek tapi ga ngerti sistematis belanja online bagaimana. Gmn dia bisa kasi contoh yang baik ke murid2nya ?? Dia itu harus nya jadi teladan dalam mengerti dan bgm cara dia menyelesaikan masalah. Bukan malah gamau tau dan menambah beban hidup org lain. PECAT SAJA !” timpal akun warganet lain.
“Jabatan kepsek tapi masih aja make sistem COD ada yang namanya bayar online juga. kalau emang ga mampu COD gausah beli COD . kasian kurirnya yang kudu nalangin tuh gantian ruginya,” sindir warganet lainnya.***

Share this article
Ogah bayar pesanan COD, Kepala Sekolah klaim suda biasa buka dulu baru bayar kepada kurir atas paketan tersebut.