AYOJAKARTA.COM--Sempat viral pada 2021 terkait toilet sekolah yang menghabiskan anggaran Rp98 miliar hingga menghebohkan warganet. Pada tahun 2023 ini kondisi terbaru toilet sultan tersebut bikin nyesek.
Diketahui kondisi dari toilet mewah tersebut menjadi perhatian baru, terlebih pasca KPK memeriksa toilet sultan tersebut pada tahun 2023 ini. Toilet seharga Rp196 juta per unit ini kembali menjadi sorotan warganet.
Dikutip oleh ayojakarta.com pada 16 Mei 2023 dari akun media sosial Instagram @storyrakyat_, diketahui kasus dugaan korupsi anggaran toilet sekolah di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Korupsi anggaran yang menelan anggaran cukup fantastis kembali mencuat setelah kondisi toilet sultan yang dibangun dengan anggaran mencapai Rp98 miliar, terlihat sangat memprihatinkan.
Toilet sultan tersebut berada di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Mangunjaya 04, Mangunjaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Dalam kasus yang sempat viral pada tahun 2021 itu, anggaran toilet hingga puluhan miliar tersebut dinilai janggal oleh sejumlah pihak, sebab satu toilet yang memiliki luas 3,5 x 3,6 meter tersebut dianggarkan capai Rp196 juta.
Kini, toilet sultan tersebut terlihat tidak terawat, bahkan sejumlah fasilitas penunjang, yakni wastafel dan bak penampung air sudah tidak terpasang.
Dalam mengatasi masalah tersebut, KPK terus melakukan penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana korupsi yang terkait dengan proyek pengadaan toilet di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Hal ini memicu berbagai reaksi nyeleneh dari warganet.
“Mungkin toiletnya langsung nyambung ke galaksi luar bimasakti,” terang ajenghpc.
“Mungkin dalamnya ada fitur futuristik,” komentar andre.skull.140.
“Toilet seharga kpr subsidi gaes. Pilih rumah atau toilet nih?” Tanya toni.apapit101.
Beberapa warganet mengecam tindakan korupsi yang merugikan masyarakat, khususnya para siswa yang seharusnya dapat menikmati fasilitas toilet yang layak.
Kasus dugaan korupsi anggaran toilet sekolah ini juga menjadi peringatan bagi masyarakat tentang pentingnya pengawasan terhadap penggunaan anggaran publik. Masyarakat perlu terus memperhatikan dan mengawasi penggunaan anggaran publik agar tidak disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Mereka juga menuntut agar pihak berwenang bertanggung jawab dalam mengatasi masalah ini dan menjamin agar hal serupa tidak terulang lagi di masa depan.***

Share this article
Kini toilet mewah senilai Rp 98M itu kondisinya sangat memprihatinkan, tak terurus bahkan sejumlah bagian dan perlengkapnnya hilang