AYOJAKARTA.COM – Tren TikTok terbaru membuat orang bertanya-tanya apa yang terjadi selama masa kehamilan.
Belakangan ini istilah pregnancy nose tengah banyak dibicarakan dan menjadi viral di media sosial TikTok.
Beberapa pengguna TikTok banyak mengunggah foto sebelum hamil dan potres pada saat kehamilan yang menyebabkan perubahan pada wajah khususnya di bagian hidung.
Satu foto menampilkan wajah mereka pada saat sebelum hamil dan foto lainnya pada saat mereka sedang hamil.
Dalam kebanyakan foto yang ditampilkan, hidung mereka terlihat lebih besar selama masa kehamilan terjadi.
Sejumlah unggahan dengan tagar #pregnancynose juga banyak berseliweran di beranda TikTok. Lantas sebenarnya apa arti pregnancy nose yang viral di TikTok? Simak penjelasan berikut ini.
Dilansir AyoJakarta.com melalui laman Today, dr. Christine Greves, seorang spesialis Obgyn di Orlando, Florida, Amerika Serikat mengungkapkan penyebab terjadinya pregnancy nose karena meningkatnya hormon estrogen.
“Alasan yang mendasarinya adalah karena hormon yang meningkat selama kehamilan dan hormon tersebut menyebabkan pelebaran pembuluh darah, yang dapat menyebabkan lebih banyak aliran ke area tertentu,” ujarnya, dikutip pada Rabu, 5 Juli 2023.
Baca Juga: Usai Viral Pelaku Pemalakan 'Jembatan Pribadi' Pantai Carita Akhirnya Tertangkap dan Meminta Maaf
“Jadi, beberapa area tubuh kita yang memiliki selaput lendir memang mengalami peningkatan aliran darah dan hidung adalah salah satunya,” tambahnya.
Adanya peningkatan aliran darah ini bisa menyebabkan edema atau bengkak, kemacetan, mimisan dan dalam beberapa kasus akan mengalami ketidaknyamanan yang signifikan.
Pada sebagian orang hidung akan mengalami bengkak atau lebih besar dari biasanya sehingga menyebabkan bentuknya berbeda.
Meski kebanyakan ibu hamil tidak menyukai penampilan dan tidak pede karena hidung bengkak selama masa kehamilan.
Namun menurut Christine Greves, sebagian besar pregnancy nose tidak berbahaya, hanya bersifat sementara dan bisa kembali normal dalam waktu enam minggu setelah melahirkan.
Akan tetapi waktu antara satu orang dengan orang lainnya untuk bisa kembali normal hidungnya tidak sama tergantung masing-masing.
“Ini kembali normal dalam waktu enam minggu (setelah melahirkan),” kata Christine Greves.
“Sata memberi tahu orang-orang dan berharap itu bisa kembali normal. Tapi waktunya tergantung,” tandasnya.
Baca Juga: Viral Gedung DPR Diganti 'Peternakan Tikus', Ternyata Begini Cara Edit Nama Lokasi Google Maps
Pada dasarnya pregnancy nose bukan sesuatu yang berbahaya dan perlu pengobatan khusus. Namun bisa lakukan beberapa hal berikut ini untuk meminimalisir kondisi hidung yang makin membesar:
- Hindari berdiri terlalu lama
- Berbaring dengan posisi kaki lebih tinggi
- Hindari pakaian terlalu ketat terutama di area pergelangan kaki dan tangan
- Kompres dingin pada area yang bengkak
- Penuhi kebutuhan cairan harian
- Kurangi minum kafein dan asupan natrium
- Jangan terlalu kelelahan
- Jangan terlalu lama berada di luar saat cuaca panas
Demikian pengertian pregnancy nose, hidung bengkak yang buat ibu hamil tidak pede.***

Share this article
Belakangan ini istilah pregnancy nose tengah banyak dibicarakan dan menjadi viral di media sosial TikTok.