AYOJAKARTA.COM - Apabila sakit kita memang sudah seharusnya memeriksakan diri ke dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan dan diberi obat.
Hal itu juga sebagai salah satu bentuk usaha kita sebagai manusia agar dapat sembuh sehat seperti sedia kala.
Namun sebelum memeriksakan diri ke dokter alangkah baiknya kita perlu memastikan bahwa kita sudah siap terkait biaya yang akan dikeluarkan apabila tak menggunakan jasa asuransi kesehatan.
Baca Juga: Lagi Ngehits dan Diunduh Banyak Orang, Inilah 5 Fitur Instagram Threads, Apa Bedanya dengan Twitter?
Seperti curhatan salah seorang warganet yang mengaku membayar mahal untuk memeriksakan diri ke dokter THT.
Padahal ibu ini mengaku bahwa ketika diperiksa dokter tidak melakukan pemeriksaan yang berat terhadap dirinya.
Diunggah Instagram @terang_media, sebuah video menampilkan curhatan warganet tersebut.
Si ibu mengungkapkan kekecewaannya yang harus membayar biaya pemeriksaan sebesar Rp 537 ribu namun pemeriksaan dokter terhadapnya tak sesuai ekspektasi.
Baca Juga: Apa Arti FOMO? Lagi Viral Trending di Twitter Usai Warga +62 Ramai Download Threads, Ini Tanda dan Gejalanya
Menurut si ibu biaya dokter sebanyak itu sangatlah mahal baginya karena ia hanya diperiksa dengan disorot senter kedua lubang telinganya saja.
Ibu ini juga mengaku hanya diberikan dua jenis obat oleh sang dokter.
"Disenterin lubang kuping, dikasih dua jenis obat, udah gitu aja..gak kurang gak lebih", tulis narasi dalam video tersebut sambil menampilkan bukti kwitansi pembayaran dokter sebesar Rp 537 ribu.
Baca Juga: Masuk Bui, Popo Barbie Malah Disambut Tahanan Lama Bak Artis Ibu Kota
Video curhatan ibu tersebut yang viral akhirnya mendapat beragam komentar dari para warganet.
Ada yang menceritakan pengalaman yang sama ketika harus memeriksakan diri ke dokter spesialis dan mendapati biaya yang mahal.
Ada juga yang menyebut bahwa biaya yang mahal dari pemeriksaan dokter tersebut adalah karena ilmu dan pengalaman dari sang dokter.
Baca Juga: Viral! Aksi Pria yang Melakukan Pengobatan Alternatif hingga Tersungkur Tuai Cibiran Netizen: Masih Percaya?
"Yang mahal bukan obatnya melainkan ilmu dan pengalaman dan uang ketika belajar di kedokteran," ujar akun @tepsi***.
"Semua orang bisa kok bu "senterin kuping". Tapi cuma dokter spesialis THT yg senterin kuping tahu apa yang diamati dan dinilai & kasih obat sesuai indikasi diagnosis. Jadi yang mahal bukan senterin kuping dan kasih obatnya. Tapi ilmunya. Dokter umum saja perlu waktu 7 tahun, apalagi dokter spesialis bisa lebih dari 10 tahun pendidikannya. Disitulah letak kita menghargai ilmu profesi org lain," timpal akun @fdari***.
"Kalo ke spesialis emang gitu, Gw kena bisul aja periksa ke dr. Spesialis kena 1jt gila," ujar akun @faric***.
"Gausah heran dr. Spesialis emang segituan saya aja sakit mata berobat pake BPJS dikasi obat ga mempan giliran ke dr. Spesialis mata cm ceki ceki doang gtu aja dikasih obatnya sembuh hehe," tulis akun @ghitama****.***

Share this article
Curhatan seorang ibu yang harus membayar Rp 537 ribu saat periksa di dokter THT tapi tak diapa-apakan viral.