AYOJAKARTA.COM - Sebuah video beredar di media sosial hingga viral yang berisi aksi pengeroyokan Ormas Pemuda Pancasila terhadap seorang anggota TNI Arhanudse.
Dari video yang diunggah akun Instagram @terang_media, nampak begitu banyak orang yang menyaksikan kejadian pengeroyokan oleh Ormas Pemuda Pancasila kepada anggota TNI Arhanudse, Pratu Marpaung tersebut terjadi.
Dari keterangan yang diberikan oleh akun tersebut, kejadian pengeroyoka Ormas Pemuda Pancasila kepada Pratu Marpaung terjadi pada Kamis (3/8/2023) pada pukul 14.45 WIB.
Lokasi kejadian tersebut berasal di depan kantor BCA Finance Jalan Brigne Katamso, Semarang.
Diceritakan oleh akun tersebut bahwa kejadian pengeroyokan yang dilakukan Ormas Pemuda Pancasila berawal dari adanya penarikan kendaraan mobil Suzuki jenis minibus Ertiga dengan plat nomor B 2241 KOH (setelah dilakukan pengecekan menjadi B 2217 KOH).
Mobil tersebut ditarik pada satu hari sebelumnya yaknm Rabu malam, 2 Agustus 2023 pukul 21.00 WIB.
Pada hari kejadian pengeroyokan, pukul 14.20 WIB pihak Pawas beserta piket h mendapat laporan dari BCA Finance tentang adanya beberapa orang dari Ormas Pemuda Pancasila yang mendatangi kantornya.
Kemudian pada pukul 14.45 WIB dimana saat itu anggota Polsek sedang memediasi permasalahan antara pihak BCA Finance dengan konsumen.
Tiba-tiba saja seorang anggota TNI dalam hal ini Pratu Marpaung (korban pengeroyokan) datang bersama temannya dan menemui Ormas Pemuda Pancasila.
Baca Juga: 15 Tahun Meninggal, Ini Penampakan Rumah Suzanna yang Terbengkalai, Mirip Lokasi Film Horor?
Diduga Pratu Marpaung ini membackup pihak eksternal atau Debt Collector (DC) yang telah melakukan terhadap mobil tersebut.
Pembicaraan antara Pratu dan Ormas Pemuda Pancasila nampaknya tidak menemukan titik temu hingga akhirnya timbullah perdebatan diantara mereka.
Buntut perdebatan itu lah kemudian Pratu Marpaung mendapat pengeroyokan dan pemukulan dari para anggota Ormas Pemuda Pancasila.
Akibat pengeroyokan tersebut, Pratu Marpaung harus mengalami luka dibagian atas sebelah kiri.
Saat ini pihak kepolisan sudah melakukan tindakan atas kejadian tersebut.
Kapolsek yang saat itu hadir bersama anggotanya pun langsung mengamankan situasi dengan melerai dan memisahkan pihak-pihak yang tengah bertikai.
Pihak Polsek juga telah mendokumentasikan kejadian tersebut serta mendata siapa saja pihak-pihak yang terlibat dalam pengeroyokan itu.
Pihak Polsek juga telah melakukan koordinasi dengan pihak TNI.
Selain koordinasi dengan TNI, pihak Polsek juga meminta backup pengamanan kepada Kabaggos.
Nampak dalam rekaman video amatir dikejaidan itu, suasana terlihat cukup tegang dengan begitu banyaknya pihak-pihak yang bertikai dan melakukan pengeroyokan.
Beberapa orang pun sempat membantu peleraian dan menjauhkan korban dari para anggota Ormas Pemuda Pancasila yang saat itu terlihat masih emosi.
Masih belum ada penjelasan kembali bagaimana kelanjutan kasus pengeroyokan tersebut.
Share this article
Sebuah video viral beredar di media sosial yang berisi aksi pengeroyokan Ormas Pemuda Pancasila terhadap seorang anggota TNI Arhanudse.