AYOJAKARTA.COM - Viral oknum polisi diduga menghamili pacarnya tetapi tidak mau bertanggung jawab.
Oknum polisi berinisial S ini merupakan anggota kepolisian di Polres Kepulauan Seribu.
Pacarnya yang bernama A membeberkan kejadian yang menimpanya di media sosial.
Hal ini dikarenakan tidak ada itikad baik dari oknum polisi tersebut untuk bertanggung jawab.
Ia mengunggah beberapa video melalui akun TikTok miliknya yang kemudian diposting ulang oleh @balqisyusdi.
Namun sayang, saat berita ini ditayangkan, video tersebut telah ditake down.
Video tersebut berisi bukti bahwa ia hamil sampai melaporkan kasusnya ke kepolisian.
Dalam video, ia juga mengunggah potret kebersamaan dengan sang kekasih ketika merayakan ulang tahun ke 21.
Ia diketahui hamil setelah melakukan testpack dan memeriksakan kehamilannya pada bidan di daerah Pamulang, Tangerang Selatan.
Nahasnya, sang kekasih yang merupakan anggota kepolisian tidak senang dan memintanya untuk menggugurkan janin dalam kandungan tersebut.
Hal tersebut tampak dari tangkapan layar obrolan percakapan yang diunggah oleh si wanita dan oknum polisi.
Oknum polisi tersebut enggan bertanggung jawab lantaran malu akan pandangan orang di sekitarnya.
Baca Juga: Nah! Ini Cara Buat Avatar yang Lagi Viral Pakai Lensa AI
Ia juga menegaskan akan terus melanjutkan hubungannya dengan sang kekasih asalkan janin dalam kandungan sudah digugurkan.
Meski demikian, si wanita tetap ingin mempertahankan janin dalam kandungannya.
Ia berkaca pada pengalaman temannya yang telah dua kali menggugurkan kandungan tetapi sekarang sudah tidak bisa memiliki anak lagi.
Tak hanya kekerasan verbal, si wanita juga mengaku mendapatkan kekerasan fisik dari sang pacar.
Baca Juga: Viral Oknum Polisi Diduga Hamili Pacar, Korban Tulis Pesan ke Kapolri
Ia menyelipkan potret dirinya yang tengah menangis dengan menunjukan luka di bibir dan di dahi yang nampak memar.
Tak hanya menunjukan bukti kehamilannya saja, si wanita juga sudah melaporkan kasus yang menimpa dirinya kepada Propam Polri sejak Juni 2022 tetapi belum ada tanggapan dari pihak kepolisian.
Bukan itu saja, ia juga sudah memberikan laporan ke kepolisian sebagai tindak pidana biasa.
Ia mengaku telah dirugikan secara psikis dan fisik.
Ia berharap keadilan berlaku padanya sehingga menulis surat terbuka kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo agar menindaklanjuti anggotanya yang melanggar kode etik.
Video ini lalu diunggah ulang dan dikomentari oleh akun TikTok @ernawati_haji.bakkarang2.
“Kalau gitu gausah diposting laporin aja ke Propam Presisi ada tuh, ya mudah-mudahan nggak percuma lapor polisi si saya berharap begitu,” kata @ernawati_haji.bakkarang2 dalam video.
“Banyak oknum sih di luar sana yang dimana para pimpinan pada diem aja lucu, banyak ketidakadilan nih ponakanku korban juga nih, salam waras pusing,” pungkasnya.***

Share this article
Berikut viral oknum polisi diduga hamili pacarnya tetapi tidak mau tanggung jawab malah minta lakukan hal ini.