AYOJAKARTA.COM - Bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sedang menunggu pencairan dana bantuan sosial, sedikitnya ada kabar gembira mulai hari.
Hal tersebut disampaikan oleh pemerhati bansos, Eka, di kanal YouTube Diary Bansos.
Salah satunya, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kembali dicairkan dengan alokasi untuk dua bulan sebesar Rp400.000.
Selain itu, ada pembaruan terkait status pencairan Program Keluarga Harapan (PKH) dan BPNT periode September-Oktober yang akan disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Baca Juga: 5 Ide Usaha untuk Pelajar Tanpa Modal, Mulai dari Nol Tapi Cuan Banget!
Untuk KPM yang sebelumnya menerima bantuan melalui kantor pos, bantuan untuk periode Juli-September kini akan dialihkan melalui KKS.
Surat resmi dari Kementerian Sosial yang diterima pada 9 September 2024 menegaskan pendampingan pendistribusian KKS atau buku tabungan oleh bank penyalur.
Dalam surat tersebut, para pendamping sosial PKH diminta memonitor dan mendampingi distribusi KKS atau buku tabungan kepada KPM sembako.
Mereka juga diinstruksikan untuk memastikan proses distribusi berjalan lancar dan tertib, serta melaporkan hasil distribusi dengan melampirkan foto KPM yang memegang KKS atau buku tabungan.
Penyaluran bantuan untuk periode Juli-Agustus 2024 ini diharapkan dapat diselesaikan secepatnya.
Namun, realisasi di lapangan bisa berbeda, tergantung kondisi distribusi di setiap daerah.
Saat ini, pengecekan melalui akun sistem penyaluran menunjukkan bahwa periode Juli hingga September masih diproses. Namun, KPM yang menerima BPNT via pos dapat segera mengecek saldo di KKS masing-masing.
Kabar baik berikutnya datang bagi penerima BPNT yang sempat tertunda pencairannya di bulan Agustus. Pada 10 September, banyak KPM yang menerima BPNT melalui Bank Mandiri melaporkan bahwa saldo Rp400.000 telah masuk ke rekening mereka.
Dana ini bukan alokasi September-Oktober, melainkan pencairan susulan untuk periode Juli-Agustus 2024.
Selain BPNT, bantuan lainnya juga mulai dicairkan. Penerima bantuan atensi yatim piatu, misalnya, mulai menerima alokasi untuk periode Juli-Agustus sebesar Rp400.000, yang disalurkan melalui Bank Mandiri. Bantuan ini sangat diharapkan dapat membantu mereka yang terdampak.
Tidak hanya itu, bantuan pangan berupa beras 10 kilogram juga masih didistribusikan ke beberapa wilayah yang belum menerima alokasi untuk bulan Agustus.
Distribusi ini diharapkan dapat segera rampung agar semua KPM bisa menikmati bantuan yang sangat dibutuhkan.
Selanjutnya, bagi KPM yang termasuk dalam kategori keluarga rawan stunting (KRS), bantuan gizi tambahan berupa daging ayam dan telur juga masih terus disalurkan.
Bantuan ini diperuntukkan untuk enam bulan, dari Januari hingga Juni 2024, namun beberapa KPM yang baru menerima bantuan bulan sebelumnya masih bisa mengakses sisanya.
Bantuan untuk Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa-siswi yang masuk dalam SK nominasi juga masih terus dicairkan. Siswa yang sudah melakukan aktivasi rekening simpel pada akhir Juni 2024 masih dapat menikmati bantuan ini hingga batas waktu yang ditentukan.
Terakhir, bagi penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, kabar gembira juga datang.
Pencairan untuk bulan September sebesar Rp300.000 terus dilanjutkan untuk desa yang telah memenuhi syarat. BLT ini sangat diharapkan bisa membantu masyarakat desa yang terdampak ekonomi.***
Share this article
Selain itu, ada pembaruan terkait status pencairan Program Keluarga Harapan (PKH) dan BPNT periode September-Oktober melalui KKS