Bansos PKH Alokasi September-Oktober Telah Disiapkan, Maaf KPM dengan Kategori Ini Dipastikan Tak Bisa Cair

Pada akhir bulan Agustus 2024 ini Kementerian Sosial (Kemensos) akan mulai mendata KPM yang layak menerima pencairan bantuan PKH.
Pada akhir bulan Agustus 2024 ini Kementerian Sosial (Kemensos) akan mulai mendata KPM yang layak menerima pencairan bantuan PKH.

AYOJAKARTA.COM -- Informasi pencairan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) untuk periode salur September-Oktober 2024.

Pasalnya, pada akhir bulan Agustus 2024 ini Kementerian Sosial (Kemensos) akan mulai mendata KPM yang layak menerima pencairan bantuan PKH.

Bagi KPM yang akan mendapatkan bantuan PKH pada bulan September-Oktober 2024 dapat dilihat dari data SIKS-NG yang telah diperbarui.

Baca Juga: Sudah Dipastikan Bantuan PKH dan BPNT Tunai Segera Masuk Kartu KKS para KPM Dalam Waktu Dekat, Simak Info Terbaru dari Petugas Berikut Ini

Dikutip dari YouTube INFO BANSOS, pada Kamis, 22 Agustus 2024, saat ini masing-masing daerah sedang menyiapkan kelayakan bansos untuk disalurkan.

Dalam tahap ini pemerintah akan menentukan KPM mana saja yang layak dan yang tidak layak menerima bantuan.

Lantas, kapan bantuan PKH untuk bulan September-Oktober akan mulai disalurkan?

Baca Juga: Belum Terima Pencairan PKH dan BPNT Juli Agustus padahal 95 Persen Dana Sudah Cair via KKS? Ini Solusinya Agar Berhasil Salur

Diketahui, ujian kelayakan KPM yang mendapatkan bantuan PKH ini akan berlangsung hingga akhir Agustus 2024.

Sedangkan, untuk data KPM yang mendapatkan bantuan PKH maupun BPNT akan dirilis pada awal September 2024.

Penerbitan Surat Perintah Membayar (SPM) dan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) akan berlangsung pada minggu ketiga dan keempat.

Baca Juga: Siap-siap! Penyaluran KKS Baru kepada KPM Peralihan dari Pos, Bansos BPNT dan PKH Bakal Cair 3 Bulan Sekaligus

Sehingga diprediksi pencairan bantuan PKH maupun BPNT akan mulai dilakukan pada akhir September atau awal Oktober 2024.

Perlu diketahui, ada beberapa kriteria KPM yang dinyatakan tidak layak untuk mendapatkan bantuan PKH periode salur September-Oktober ini.

Berdasarkan ketentuan terbaru dari Kemensos KPM yang dinyatakan tidak layak mendapatkan bantuan, mereka adalah:

1. Alamat KPM tidak ditemukan

2. Orang yang telah meninggal dunia

3. Memiliki pekerjaan sebagai aparat negara TNI, Polri, PNS, maupun pegawai BUMN, dan BUMD

Baca Juga: Kabar Terbaru! Maaf Bansos PKH Periode Berikutnya Tidak Akan Cair Merata, Kecuali 3 Komponen Ini

4. Keluarga yang dianggap mampu dan tidak memenuhi syarat sebagai penerima bantuan

5. Pensiunan dari aparatur negara seperti anggota TNI, Polri, maupun PNS

6. Berprofesi guru yang telah terverifikasi

7. Memiliki penghasilan rutin yang berasal dari APBN maupun APBD

8. Memiliki penghasilan diatas UMR maupun UMP

Baca Juga: Sudah Dipastikan! Bansos PKH dan BPNT Juli-September Tunai dari Pos Segera Masuk KKS di Tanggal Ini

9. Terdaftar sebagai pengurus atau pemilik suatu perusahaan

10. Berstatus aktif sebagai perangkat desa

11. Penerima bansos selain dari Kemensos

Nah itu dia informasi untuk bantuan PKH yang akan disalurkan pada bulan September-Oktober 2024 yang akan datang.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# KPM
# PKH
# pencairan

News Update

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.