Berkah Syawal Bagi KPM Non DTKS, Bansos MRP Beras 10 Kg April Disalurkan Hari ini, Cek Daerah Penyaluran

Update bansos MRP Cadangan Beras Pemerintah  10 kg tahap 4 kembali disalurkan untuk periode bulan April 2024
Update bansos MRP Cadangan Beras Pemerintah 10 kg tahap 4 kembali disalurkan untuk periode bulan April 2024

AYOJAKARTA.COM - Keluarga penerima manfaat banyak yang menerima penyaluran bantuan sosial berupa uang tunai dan barang untuk periode salur bulan April 2024.

Salah satu bansos yang disalurkan melalui Bapanas dengan Perum Bulog adalah Bansos MRP (Mitigasi Rawan Pangan) untuk keluarga penerima manfaat yang datanya diambil bukan dari DTKS Kemensos.

Bansos beras 10 kg merupakan bantuan sosial MRP yang disalurkan kepada KPM dengan kondisi prioritas miskin ekstrem dan disalurkan melalui PT Pos Indonesia dan titik komunitas.

Baca Juga: Kamu Pecinta Kopi? Cari Tahu Tipe Kepribadianmu Melalui Minuman Kopi Favoritmu

Pemerintah kembali memberikan kabar bahagia terkait beberapa macam bansos yang mulai disalurkan dan dicairkan kembali pasca lebaran.

Selain uang tunai, Pemerintah juga menyalurkan bantuan sosial berupa cadangan beras Pemerintah 10 kg untuk mengatasi dampak kenaikan harga pangan di pasaran yang melonjak tajam.

Pemerintah akhirnya kembali menyalurkan bantuan mitigasi rawan pangan atau MRP yaitu Cadangan Beras Pemerintah 10 kg untuk tahap 4 periode salur bulan April 2024.

Tujuan penyaluran bantuan MRP berupa Cadangan Beras Pemerintah 10 kg adalah menjaga stabilitas ketahanan pangan masyarakat di Indonesia di tengah tingginya di melonjaknya harga bahan pangan menjelang lebaran.

Untuk sekarang, harga beras di pasaran masih terbilang tinggi dengan kisaran Rp15 ribu - Rp17 ribu per kilogram khususnya di wilayah Provinsi DKI Jakarta dikutip AyoJakarta.com dari unggahan laman Badan Pangan Nasional pada hari Selasa (23/4/24).

Baca Juga: 7 Trik Psikologi yang Bisa Buat Kamu Lebih Percaya Diri di Hadapan Orang Lain

Bapanas sebagai pengelola bantuan pangan di Indonesia segera bergerak cepat untuk kembali menyalurkan bansos Cadangan Beras Pemerintah (CBP) 10 kg sebagai upaya menjaga pemenuhan kebutuhan pangan para keluarga penerima manfaat.

Bansos Mitigasi Rawan Pangan (MRP) diberikan kepada 22 juta keluarga penerima manfaat yang data penerimanya diambil dari data kemiskinan ekstrem P3KE Kemenko PMK.

Penerima bantuan sosial berupa CBP 10 kg diambil dari data desil P3KE Kemenko PMK bukan lagi dari data DTKS Kemensos.

Jika penerima juga merupakan KPM PKH dan BPNT yang nota bene masuk dalam data DTKS Kemensos dan juga terdaftar dalam data desil P3KE Kemenko PMK maka juga berhak mendapatkan bantuan CBP 10 kg.

Penerima bansos Cadangan Beras Pemerintah 10 kg diberikan kepada kepala keluarga dalam satu KK dan dinyatakan layak untuk mendapatkan bansos.

KPM yang menerima bantuan Mitigasi Rawan Pangan (MRP) merupakan KPM baru yang termasuk dalam kategori desil kemiskinan ekstrem dari 1-4.

Baca Juga: Tips Psikologi: 5 Cara Menghindari Toxic Positivity alias Positivitas Beracun

Lalu bagaimana update penyaluran bansos MRP berupa cadangan beras Pemerintah 10 kg untuk Tahap 4 di bulan April 2024?

Dikutip dari AyoJakarta.com melalui unggahan video di kanal YouTube Diary Bansos pada Selasa (23/4/24), bansos MRP Cadangan Beras Pemerintah 10 kg kembali dicairkan hari ini melalui titik komunitas.

Berdasarkan hasil pantauan pendamping sosial, hari ini, Senin, tanggal 23 April 2024 ada beberapa daerah yang menerima penyaluran bansos MRP berupa Cadangan Beras Pemerintah 10 kg, antara di daerah Sampang, Madura dan Cirebon.

Karena penerima bansos jumlahnya cukup banyak maka ditempatkan di titik-titik komunitas baik kantor kelurahan atau balai desa.

Alurnya mulai dari Perum Bulog yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia dan pihak transporter kemudian akan mengambil cadangan beras Pemerintah yang sudah dipersiapkan di gudang Bulog wilayah setempat.

Pihak transporter akan melakukan dropping bansos beras 10 kg yang diambil dari Perum Bulog kemudian disalurkan untuk keluarga penerima manfaat melalui titik lokasi yang telah ditentukan.

Jika KPM berhalangan hadir untuk mengambil bantuan beras karena sakit menahun, lansia atau penyandang disabilitas berat maka Pihak transporter PT Pos Indonesia akan mengantarkan bantuan CBP 10 kg langsung kepada penerima bantuan.

Pihak pemerintah daerah biasanya akan membagikan surat undangan resmi barcode pencairan bansos MRP Cadangan Beras Pemerintah 10 kg sesuai dengan jadwal pencairan masing-masing.

Saat pengambilan bantuan, undangan yang sudah diterima nantinya dibawa sebagai syarat dan juga KTP-el dan Kartu Keluarga juga wajib disertakan untuk mengambil bansos beras 10 kg. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Mitigasi Rawan Pangan
# DTKS
# Beras 10 Kg
# cair
# cair
# Bansos

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.