Nasabah Baru Bisa Ajukan Pinjaman KUR BRI di Atas Rp100 Juta? Ini 4 Syarat yang Harus Dipenuhi agar Bisa di ACC

Sebelum mengajukan pinjaman KUR BRI diatas Rp100 juta, sebagai nasabah baru ada beberapa syarat penting yang harus dipenuhi.
Sebelum mengajukan pinjaman KUR BRI diatas Rp100 juta, sebagai nasabah baru ada beberapa syarat penting yang harus dipenuhi.

AYOJAKARTA.COM – Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjadi salah satu lembaga perbankan yang ikut menyalurkan program KUR dari pemerintah.

Kredit Usaha Rakyat atau KUR merupakan program dari pemerintah untuk membantu permodalan pelaku usaha UMKM di Indonesia.

Program ini disalurkan melalui lembaga perbankan dengan sistem pinjaman kredit, yang dapat dibayar setiap bulan dengan cara dicicil.

Berbeda dengan bank yang lain, Bank BRI memberikan suku bunga sebesar 6 persen per tahun untuk setiap debitur.

Melalui program ini debitur dapat mengajukan pinjaman dari limit terendah mulai dari puluhan juta, hingga maksimal ratusan juta.

Lantas apakah nasabah baru bisa ajukan pinjaman KUR BRI diatas Rp100 juta?

Baca Juga: Kenali Apa Itu Duck Syndrome dan Apa Penyebabnya, Banyak Main Medsos Salah Satunya

Sebelum mengajukan pinjaman KUR BRI diatas Rp100 juta, sebagai nasabah baru ada beberapa syarat penting yang harus dipenuhi.

Syarat Pinjaman KUR BRI Diatas Rp100 Juta

Dikutip dari Youtube Sukarno Trader, Rabu, 27 Maret 2024, berikut ini empat persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon nasabah baru untuk ajukan pinjaman KUR BRI diatas Rp100 juta.

1. Perhatikan Jaminan

Sebagai nasabah baru yang akan ajukan pinjaman KUR BRI diatas Rp100 juta tentunya, calon nasabah harus memperhatikan jaminan atau agunan yang dimilikinya.

Nasabah harus menyiapkan agunan dengan harganya diatas jumlah pinjaman yang diajukan. Contohnya seperti rumah, atau tanah.

Hal tersebut dibutuhkan karena pihak bank akan merasa aman, jika agunan yang dimiliki nasabah melebihi nominal yang dipinjam.

 

2. Jenis Usaha yang Diajukan

Untuk mengajukan pinjaman KUR di atas Rp100 juta, disarankan jenis usaha yang dimiliki oleh nasabah harus jelas.

Seperti pertanian, peternakan, dan jenis usaha produksi yang lainnya. Karena untuk jenis produksi, biasanya pihak bank akan lebih mudah untuk mencarinya.

3. Melengkapi Semua Persyaratan

Calon nasabah harus memperhatikan persyaratan yang dibutuhkan oleh pihak bank, saat akan ajukan pinjaman.

Persyaratan yang harus dipenuhi seperti KTP, KK, Surat Keterang Usaha (SKU), dan persyaratan lainnya yang ditentukan oleh pihak bank.

Baca Juga: ALHAMDULILAH! 3 Bantuan Ini Cair Serentak Hari Ini, Ada yang Mendapatkan Bansos Beras 30 Kg Sekaligus

4. Bebas BI Checking

BI Checking dalam pengajuan pinjaman di Bank BRI menjadi hal yang sangat penting.

Karena pihak bank akan mengecek riwayat pinjaman calon nasabah melalui BI Checking sebelum mencairkan pinjaman.

Bagi nasabah yang memiliki riwayat pinjaman konsumtif yang macet, kemungkinan besar pihak bank tidak bisa mencairkannya.

Itu dia empat syarat penting bagi nasabah atau calon debitur dalam mengajukan pinjaman KUR BRI dengan jumlah diatas Rp100 juta.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# nasabah baru
# pinjaman
# KUR BRI
# syarat

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.