Hati-hati saat Ajukan KUR BRI 2024, Pemilik 5 Jenis Usaha Ini Bakal Ditolak Gagal ACC Pinjamannya oleh Pihak Bank, Kenapa Ya?

Hati-hati saat Ajukan KUR BRI 2024, Pemilik 5 Jenis Usaha Ini Bakal Ditolak Gagal ACC Pinjamannya oleh Pihak Bank, Kenapa Ya?
Hati-hati saat Ajukan KUR BRI 2024, Pemilik 5 Jenis Usaha Ini Bakal Ditolak Gagal ACC Pinjamannya oleh Pihak Bank, Kenapa Ya?

AYOJAKARTA.COM -- Informasi mengenai Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI tahun 2024 bisa disimak dalam artikel ini.

Dikutip Ayojakarta.com dari laman resmi Bank BRI pada Minggu 17 Maret 2024, ada beberapa syarat pengajuan KUR BRI 2024, salah satunya adalah memiliki usaha minimal 6 bulan.

Namun nyatanya tidak semua jenis usaha memungkinkan untuk di-ACC pinjamannya oleh pihak bank terkait.

Baca Juga: Jangan Salah! Ini Perbedaan Pinjaman KUR BRI dan Kupedes BRI, Keunggulan, Bunga, dan Syarat Mengajukannya

Ada sejumlah jenis usaha yang tidak diterima atau ditolak pinjamannya oleh pihak bank karena suatu hal.

Apa saja jenis usaha tersebut? Dalam kanal YouTube evan elzaed kerap memberikan informasi seputar pengajuan KUR.

Dalam tayangan YouTube tersebut turut membahas mengenai jenis usaha yang bakal ditolak pengajuannya oleh pihak bank. Berikut daftarnya.

1. Usaha online dengan sistem pre-order tanpa stok barang

Sebenarnya pemilik usaha online tetap bisa mengajukan pinjaman KUR BRI 2024, tapi tidak berlaku bagi yang menerapkan sistem pre-order yang tidak memiliki stok barang di rumah atau tempat usahanya.

Baca Juga: KUR BRI 2024 Bisa Diajukan Untuk Pembiayaan Pendidikan Sekolah atau Membayar Biaya Kuliah? Ini Penjelasannya

Karena nantinya pihak bank akan mensurvei apakah benar ada aktivitas usaha dengan mengecek stok barang.

Maka dari itu jika sistemnya pre-order yang barang hanya secara online saja dan tidak ada stok di rumah membuat pihak bank ragu apakah benar memiliki usaha sehingga kemungkinan akan ditolak pengajuannya.

2. Jasa teknisi panggilan

Sebenarnya pemilik usaha teknisi panggilan tetap bisa mengajukan pinjaman KUR jika memiliki tempat usaha dan terdapat alat-alat yang dibutuhkan untuk servis lengkap di rumah atau tempat usahanya.

Tapi jika termasuk teknisi freelance yang tidak memiliki alat memadai dan tidak ada aktivitas usaha yang ditampilkan saat survei pihak bank maka mayoritas jenis usaha ini akan ditolak pengajuannya.

3. Usaha penampungan barang bekas

Beberapa tahun terakhir ini jenis usaha penampungan barang bekas akan sulit di-acc oleh pihak bank saat mengajukan pinjaman.

Baca Juga: Pengajuan KUR BRI 2024 Ditolak? Cek 6 Penyebab Gagalnya Pencairan Kredit Karena Tak Lolos Survei, BI Checking Termasuk?

Hal ini berkaitan dengan harga barang dari rongsokan atau barang bekas yan fluktuatif dan cenderung berubah-ubah.

Selain itu sebelumnya juga pernah ada masalah yang mana pemilik usaha penampungan barang bekas banyak yang kreditnya macet sehingga akhirnya jenis usaha ini dinilai kurang memadai sebagai syarat pengajuan KUR.

4. Usaha kontraktor

Jenis usaha kontraktor ini juga diklaim akan gagal ACC, hal ini dikarenakan jenis usaha ini tergolong jenis usaha besar.

Pihak bank menilai bahwa usaha kontraktor dianggap mampu untuk mengajukan pinjaman konvensional yang nilainya di atas Rp500 juta.

Baca Juga: Auto ACC! Ini Kriteria Calon Debitur yang Layak dan akan Diterima untuk Ajukan Pinjaman KUR BRI Tahun 2024!

5. Usaha pertambangan

Sama seperti usaha kontraktor, jenis usaha pertambangan juga akan ditolak pengajuannya oleh pihak bank.

Pihak bank menilai bahwa usaha ini sudah tergolong usaha besar dan bukan lagi UMKM serta dianggap mampu untuk mengajukan pinjaman konvensional yang nilainya di atas Rp500 juta.

Itulah beberapa jenis usaha yang pengajuan pinjamannya bakal ditolak gagal ACC pihak bank.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Ditolak
# ACC
# Usaha
# KUR
# BRI
# 2024
# bank
# gagal

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.