AYOJAKARTA.COM – Salah satu bentuk kecerdasan manusia yang penting bagi kualitas kehidupan pribadi dan sosial adalah kecerdasan emosional.
Dengan mengoptimalkan kecerdasan emosional, setiap permasalahan bukan saja bisa diregulasi dengan baik tetapi juga mampu menghindari meruncingnya konflik.
Kecerdasan emosional merupakan kemampuan seseorang dalam mengenali emosi di dalam diri untuk kemudian divalidasi dan disikapi dengan elegan.
Meski terkesan mudah dimengerti, namun kecerdasan emosi bukanlah sekadar pemahaman rasional karena merupakan bentuk pemahaman emosional.
Berbeda dengan nalar rasional yang mendatangkan akal, kecerdasan emosional cenderung lebih banyak didominasi oleh kepekaan perasaan.
Karenanya ketika sebuah perasaan emosi negatif seperti rasa takut, kuatir, sedih, curiga, cemburu, frustasi dan sejenisnya hadir; seseorang perlu menyadari situasi dalam dirinya.
Kesadaran akan hadirnya emosi-emosi buruk tersebut, dapat segera dikenali atau diidentifikasi untuk selanjutnya diberikan perintah.
Dengan mengenali emosi dalam diri, diregulasi dan diberikan perintah yang rasional, maka seseorang dapat terhindar dari potensi konflik yang pelik.
Kemampuan semacam inilah yang oleh kalangan pelatih atau mentor Emotional Management sering disebut dengan istilah Teknik STAR.
Teknik STAR adalah sebuah metode yang bisa diterapkan oleh siapapun untuk dapat meningkatkan kualitas karakter seseorang agar tidak mudah terpancing emosi.
STAR merupakan serangkaian teknik mengendalikan emosi yang terdiri dari Stop atau Berhenti, Think and Assess atau Pertimbangkan, serta Respon atau Tanggapan.
Ketika situasi atau suasana emosi tidak sebagaimana harapan, seseorang akan cenderung menjadi overthinking dan berpotensi kehilangan kendali diri.
Saat itulah seseorang perlu menggunakan Teknik Stop atau memberi perintah kepada diri sendiri untuk berhenti menyikapi hal yang dirasa secara berlebihan.
Momentum Stop merupakan salah satu metode atau teknik untuk tidak membiarkan diri larut dalam pikiran dan terjebak dalam suasana rasa kurang menyenangkan.
Think and Asses atau melakukan pertimbangan secara rasional tanpa sepenuhnya mengabaikan perasaan akan mendatangkan pemikiran objektif.
Dengan menggunakan teknik T dan A ketika menghadapi situasi pelik, seseorang akan menjadi lebih jernih dalam memandang suatu permasalahan.
Objektivitas antara fakta dengan interpretasi yang dialami juga perlu dipertimbangkan dengan aspek kesadaran emosi.
Pada momen ini, seseorang perlu kembali mengingat antara hal-hal yang bisa dikendalikan serta tidak bisa dikendalikan.
Setelah suatu peristiwa terjadi dan difahami aspek rasional serta emosional, langkah selanjutnya adalah Respon atau tanggapan.
Tanggapan dari suatu kesadaran atas sebuah peristiwa atau kejadian bisa berbentuk sebuah pernyataan atau tindakan.

Share this article
Teknik STAR adalah sebuah metode yang bisa diterapkan oleh siapapun untuk dapat meningkatkan kualitas karakter seseorang.