AYOJAKARTA.COM - Pemerintah kembali akan mengalokasikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp600 ribu kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) selama periode Januari hingga Maret tahun 2024.
Menurut informasi yang diambil dari channel YouTube Pendamping Sosial pada Kamis, 1 Februari 2024, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan bahwa anggaran sebesar 11,25 triliun telah disiapkan untuk program bantuan sosial bertajuk mitigasi risiko pangan ini.
Menteri Keuangan juga menjelaskan bahwa BLT akan diberikan kepada 18,8 juta KPM dengan besaran bantuan Rp600 ribu per KPM selama 3 bulan.
Dana yang disiapkan mencapai Rp11,25 triliun, berbeda dengan anggaran tahun sebelumnya.
Anggaran BLT kali ini lebih tinggi dari BLT serupa yang diberikan pada akhir tahun 2023, yakni BLT El Nino, dengan anggaran sebesar Rp7,52 triliun.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga menyatakan bahwa BLT mitigasi pangan ini berbeda dengan bantuan sosial beras 10 kg.
Jumlah penerima BLT kali ini mencapai 22 juta KPM dan akan disalurkan mulai Januari 2024 hingga Juni mendatang.
Sementara itu, BLT mitigasi risiko pangan hanya akan disalurkan hingga bulan Maret, dan akan dievaluasi apakah akan diperpanjang atau tidak.
Meski diumumkan pada akhir Januari, pemerintah memastikan bahwa BLT mitigasi risiko pangan akan disalurkan pada bulan Februari.
Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Febrio Nathan Kacaribu, mengungkapkan bahwa anggaran APBN disiapkan dengan fleksibilitas untuk mengantisipasi risiko.
Menko Perekonomian Airlangga sebelumnya mengumumkan bahwa melalui BLT mitigasi risiko pangan, pemerintah memberikan bantuan selama 3 bulan dengan besaran Rp200.000 per bulan, total Rp600.000 per KPM.
Penyaluran BLT ini dijadwalkan dimulai pada bulan Februari untuk alokasi Januari, Februari, dan Maret.
Proses penyaluran BLT mirip dengan BLT El Nino pada akhir tahun 2023, melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), dan sebagian melalui tunai melalui PT Pos Indonesia.
Sementara penyaluran bantuan sosial berupa beras 10 kg dimulai pada Januari hingga Juni.
Jadi bantuan sosial yang cair pada bulan Februari mencakup dua jenis, yakni BLT mitigasi risiko pangan sebesar Rp600.000 per KPM untuk 18,8 juta KPM, dan bantuan sosial pangan berupa beras 10 kg per KPM selama 6 bulan mendatang dengan sasaran 22 juta KPM.***
Share this article
bantuan sosial yang cair pada bulan Februari mencakup dua jenis, yakni BLT mitigasi risiko pangan sebesar Rp600.000 per KPM untuk 18,8 juta