5 Tanda Kondisi Keuangan Kamu Sudah Sehat dan Stabil, Sudah Ada yang Kamu Rasakan?

Dengan keuangan yang stabil dan sehat, otomatis hati menjadi lebih tenang dan bahagia karena tidak khawatir soal keuangan di hari tua nanti.
Dengan keuangan yang stabil dan sehat, otomatis hati menjadi lebih tenang dan bahagia karena tidak khawatir soal keuangan di hari tua nanti.

AYOJAKARTA.COM - Mengendalikan kondisi keuangan sudah harus dilakukan sejak sedini mungkin.

Menjaga kestabilan keuangan adalah salah satu hal yang paling penting karena akan mempengaruhi kehidupan para pelakunya.

Orang yang berhasil menjaga kondisi keuangan agar tetak stabil dan sehat maka cenderung akan menjalani hari tua yang nyaman dan tenang.

Hal itu lantaran dengan kondisi keuangan yanb stabil dan sehat, beragam kebutuhan bisa terpenuhi, tabungan serta dana darurat pun ada sebagai pemenuh dikala muncul kebutuhan mendesak.

Dengan keuangan yang stabil dan sehat, otomatis hati menjadi lebih tenang dan bahagia karena tidak khawatir soal keuangan di hari tua nanti.

Kamu yang mungkin sedang melakukan pembenahan terkait keuangan perlu mengetahui bahwa kondisi keuanganmu sudah sehat dan stabil atau belum.

Sebaiknya sadari sejak dini jika memang kondisi keuanganmu belum stabil dan sehat.

Karena dengan begitu, kamu masih memiliki banyak waktu dan kesempatan untuk memperbaikinya dan membuatnya menjadi lebih baik.

Baca Juga: Cara Mudah Aktifkan Mode Monokrom di Samsung Galaxy, Bisa Bikin Hemat Baterai

Nah lalu apa saja tanda yang menunjukkan bahwa kondisi keuangan kamu sudah sehat dan stabil?

Dilansir dari akun TikTok @bankiracademy, Rabu, 13 Desember 2023, berikut penjelasan selengkapnya.

5 Tanda Kondisi Keuangan Kamu Sudah Sehat dan Stabil

1. Pemasukan Lebih Besar dari Keuangan

Tanda pertama yang kamu rasakan jika keuanganmu sudah sehat dan stabil adalah jumlah pemasukan yang kamu miliki jauh lebih besar dari pengeluaranmu.

Maka tidak ada istilah lebih besar pasak daripada tiang karena kamu sudah bisa mengatur berapa banyak pengeluaran yang harus kamu alokasikan setiap bulan.

Dan jumlah pendapatan atau pemasukanmu bisa menutup seluruh pengeluaran yang kamu anggarkan setiap bulan.

2. Cicilan Utang Maksimal 30 Persen dari Penghasilan

Tanda kedua yang menunjukkan bahwa kondisi keuangan kamu sudah sehat dan stabil adalah ciiclan utang yang kamu miliki maksimal hanya 30 persen dari jumlah penghasilan yang kamu terima setiap bulan.

Tentu saja ini sangat memperlihatkan bahwa kamu pandai mengelola keuangan milikmu dan tidak tertarik untuk mengambil utang hanya untuk kesenangan semata.

Terkadang dengan mudahnya mengambil kredit atau utang, banyak orang yang akhirnya terjebak dengan lubang gelap dunia utang hingga tak jarang penghasilan selalu saja habis hanya untuk membayar utang.

Kondisi ekonomi yang seperti sangat tidak baik dan tidak sehat karena dampaknya akan sangat banyak dan bisa saja melebar kemana-mana.

Maka dari itu perlu berhati-hati untuk mengambil utang agar tak terjebak dan ambillah utang jika memang itu adalah hal yang urgent dan bisa memberikan investasi.

3. Memiliki Dana Darurat

Tanda berikutnya adalah kamu sudah bisa menyisihkan sebagian pendapatan untuk memiliki dana darurat.

Jika tanda ini sudah kamu miliki, maka itu menunjukkan bahwa kondisi keuanganmu saat ini sudah mulai stabil dan sehat.

Namun jika penghasilanmu setiap bulan selalu habis tak bersisa, sebaiknya kamu coba analisa kembali apa saja yang kamu keluarkan setiap bulan dan buat rencana keuangan yang lebih baik.

Baca Juga: Tips Android: Cara agar HP Samsung Tetap Lancar dan Bebas Ngelag

4. Nabung 10-15 Persen dari Penghasilan Perbulan

Selain dana darurat, jika kamu sudah berhasil menabung walau hanya berkisar 10-15 persen dari penghasilanmu, maka kamu sudah berhasil membuat kondisi keuanganmu sehat dan stabil.

Sebaiknya kebiasaan menabung seperti ini kamu lakukan dan rutinkan setiap bulan agar menjadi dana peganganmu di hari tua nanti.

5. Total Kekayaan Bersih 50 persen dari Total Harta

Berikutnya adalah total kekayaan bersih yang kamu miliki adalah sebesar 50 persen dari total hartamu.

Total kekayaan bersih tersebut sudah dikurangi jumlah utang dan cicilan yang masih ada.

Jika kelima tanda diatas sudah mulai kamu rasakan meski hanya salah satunya, maka kamu sudah mulai bisa menerapkan keuangan yang sehat dan stabil.

Teruslah berusaha agar memiliki keuangan yang sehat dan stabil sebagai bekal di masa tua nanti.

Baca Juga: Tips Android: 2 Jenis File yang Aman Dihapus Saat Memori Penyimpanan Penuh tapi Bingung Hapus Aplikasi Apa, Ini Caranya

Itulah informasi mengenai 5 tanda kondisi keuangan kamu sudah sehat dan stabil.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# sehat adalah dambaan
# kondisi keuangan
# tanda
# stabil

News Update

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.