AYOJAKARTA.COM - Bantuan sosial (bansos) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Bantuan Langsung Tunai Mitigasi Risiko Pangan (BLT MRP) dikabarkan akan segera dicairkan.
Hal ini menyusul instruksi yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat rapat kabinet pada Senin (26/2/2024) lalu.
Seperti diberitakan sebelumnya, bansos BPNT dan BLT MRP direncanakan akan disalurkan pada Maret 2024.
Baca Juga: Status Terbaru SIKS-NG Bansos BPNT Tahap 2 Sudah SPM, Benarkah Cair Sebelum Ramadhan?
Selain BPNT dan BLT MRP, ada tiga bansos lainnya yang juga akan segera disalurkan sesuai dengan instruksi Presiden Jokowi.
Dikutip dari kanal YouTube Diary Bansos, ketika memberi sambutan pada saat rapat kabinet Presiden Jokowi meminta untuk menjaga persediaan pangan dan stabilitas harga pangan khususnya bahan pokok serta percepatan pembagian seluruh paket perlindungan sosial dan jaminan sosial.
Perlindungan sosial yang dimaksud tersebut adalah berbagai macam bansos yang diperuntukkan kepada KPM yang secara undang-undang harus dilindungi hak sosialnya.
Salah satu langkah pemerintah dalam rangka memberikan perlindungan sosial tersebut adalah memberikan bansos baik bersifat reguler maupun non reguler.
Bantuan reguler yang direncanakan akan segera dicairkan adalah BPNT alokasi Februari-Maret sebesar Rp 400 ribu.
Namun, perlu diingat bahwa tidak semua masyarakat menerima bansos BPNT karena sasaran bantuan ini adalah 18,8 juta KPM yang di-SK-kan kembali oleh Kemensos sebagai penerima.
Baca Juga: Hore! Bansos BPNT Rp400 Ribu Sudah Tahap SPM, Dipastikan Cair Minggu Pertama Bulan Ini?
Melalui akun SIKS-NG Supervisor yang ada di Dinas Sosial Kabupaten/Kota diketahui bahwa saat ini bantuan BPNT sudah memasuki tahap Surat Perintah Membayar (SPM).
Akan tetapi di akun SIKS-NG pendamping sosial dan operator terpantau belum ada perubahan pada periode salurnya.
Meski begitu, sudah ada titik terang bahwa di SIKS-NG Supervisor bantuan BPNT sudah menunjukkan progress.
Nantinya setelah SPM akan diterbitkan SP2D, dilanjutkan dengan diterbitkannya SP2D dan berlanjut ke tahap SI.
Setelah status berubah menjadi SI maka dana bantuan akan segera ditransfer ke rekening para KPM.
Selain itu, Presiden Jokowi juga menginstruksikan untuk mempercepat perlindungan sosial berupa bantuan non reguler seperti Bantuan Langsung Tunai Mitigasi Risiko Pangan (BLT MRP) alokasi Januari-Maret senilai Rp 600 ribu.
BLT MRP direncanakan juga akan disalurkan di bulan ini kepada 18,8 juta KPM yang tercatat di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang kemungkinan besar adalah para KPM BPNT.
Proses pencairannya kemungkinan sama seperti BPNT yaitu melalui kartu KKS dan PT Pos Indonesia dan tergantung kebijakan setiap daerah dan ketetapan Kemensos.
Tidak hanya itu, Presiden Jokowi juga menginstruksikan agar mempercepat penyaluran bantuan beras 10 kg tahap 2 alokasi Februari dan tahap 3 alokasi Maret.
KPM yang mendapat bantuan beras 10 kg bersumber dari Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim (P3KE).
Perlindungan sosial lainnya yang juga akan disalurkan adalah bantuan pangan untuk keluarga rawan stunting sebanyak 1,4 juta keluarga rawan stunting yang memiliki balita dan tercatat di data BKKBN.
Sama seperti tahun 2023, bantuan ayam dan telur dibagikan oleh Bapanas melalui ID Food yang transporternya adalah PT Pos Indonesia.***

Share this article
Selain BPNT dan BLT MRP, ada tiga bansos lainnya yang segera disalurkan sesuai dengan instruksi Presiden Jokowi, apa saja?