AYOJAKARTA.COM – Info terbaru mengenai pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Rp600.000 yang akan dicairkan melalui PT Pos Indonesia.
Beberapa waktu yang lalu PT Pos Indonesia sempat menerbitkan surat pemberitahuan yang menyatakan bahwa penyaluran BPNT ditunda untuk sementara waktu.
Hal ini dikarenakan Kementerian Sosial akan menambahkan bantuan BPNT alokasi satu bulan, menjadi periode penyaluran triwulan yakni Januari-Maret.
Sebelumnya, pada Februari 2024 Kemensos telah menyalurkan bantuan BPNT melalui PT Pos Indonesia untuk alokasi bulan Januari sebesar Rp200.000.
Dikutip dari Youtube DIARY BANSOS pada Kamis, 14 Maret 2024, kabar terbaru untuk pencairan bantuan BPNT.
Pasalnya, pemerintah telah menjadwalkan akan mencairkan bantuan BPNT bagi KPM yang belum menerima bantuan alokasi bulan Januari.
Bantuan tersebut akan dicairkan secara tunai melalui PT Pos Indonesia dan program sembako triwulan pertama.
Pencairan tersebut hanya berlangsung selama satu minggu yang dimulai pada tanggal 14 hingga 22 Maret 2024, dengan nominal sebesar Rp600.000.
Bantuan ini akan dicairkan khusus untuk KPM PKH plus BPNT, maupun BPNT murni yang telah ditetapkan sebagai KPM bantuan alokasi Januari, Februari, dan Maret.
Lebih tepatnya penerima bantuan ini adalah KPM yang belum mendapatkan bantuan pada bulan Januari, karena ada penundaan dari pihak PT Pos Indonesia dan Kementerian Sosial.
Diketahui, bantuan BPNT merupakan bantuan yang sudah lama disalurkan oleh pemerintah kepada KPM secara rutin.
Baca Juga: Rismon Sianipar Siap Gandeng Jurnalis Senior untuk Buktikan Jessica Wongso Korban Manipulasi
Bantuan tersebut telah berlangsung sejak lama, dan target KPM dari penerima bantuan ini merupakan keluarga yang namanya terdaftar di DTKS Kementerian Sosial.
Jumlah bantuan BPNT sebesar Rp200.000 untuk setiap bulannya, yang dicairkan secara bertahap dan disesuaikan dengan wilayah masing-masing KPM.

Share this article
Info terbaru mengenai pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Rp600.000 yang akan dicairkan melalui PT Pos Indonesia.