Punya Riwayat Kredit Macet Kol 5, Apakah Blacklist BI Checking Otomatis Bersih Setelah 5 Tahun? Cek Faktanya di Sini

Ilustrasi Skor Kredit BI Checking atau SLIK OJK
Ilustrasi Skor Kredit BI Checking atau SLIK OJK

AYOJAKARTA.COM – Apakah kamu salah satu yang beranggapan bahwa terdaftar dalam blacklist BI Checking tidak akan menjadi masalah?

Ada beberapa orang yang menganggap jika terdaftar dalam blacklist BI Checking maka namanya akan bersih setelah lima tahun.

Apakah memang benar begitu?

Salah satu hal yang diperhatikan ketika seseorang meminjam di perbankan atau lembaga keuangan lainnya adalah BI Checking (saat ini SLIK OJK).

Baca Juga: Pelatihan Kartu Prakerja 2024 Gelombang 64 Sudah Selesai tapi Sertifikat Tidak Muncul di Dashboard Akun? Ini Solusinya

Ketika seseorang ingin meminjam sejumlah uang di bank, maka pihak bank biasanya melakukan pengecekan riwayat kredit atau BI Checking.

Ada skor kredit setiap nasabah yang pernah meminjam di bank atau lembaga keuangan lainnya mulai dari Kol 1, Kol 2, Kol 3, Kol 4 dan Kol 5.

Jika skor kredit dalam hasil BI Checking buruk misalnya kredit macet dan mendapatkan skor Kol 5, maka pihak bank akan mengurungkan niatnya untuk mencairkan uang pinjaman ke nasabah.

Ketika kredit macet dan mendapatkan skor BI Checking Kol 5, apakah nama di BI Checking akan otomatis bersih setelah lima tahun?

Baca Juga: Info CPNS 2024: Usulan Kebutuhan Formasi Instansi Kejaksaan, Tertarik? Selengkapnya...

Dikutip Ayojakarta.com dari amalan.com pada Jumat (22/3/2024), informasi bahwa BI Checking akan dihapus setelah lima tahun tidak benar.

Jadi meskipun sudah macet selama lima tahun, 10 tahun bahkan lebih jika tidak melunasi pinjaman di bank tersebut maka nama di BI Checking akan tetap terdaftar sebagai Kol 5 terblacklist atau tidak lunas.

Tidak ada patokan berapa lama biasanya masih terdaftar dalam blacklist BI Checking kecuali nasabah yang bersangkutan melunasi seluruh tunggakannya yang pernah macet.

Jadi untuk benar-benar bisa membersihkan nama di BI Checking satu-satunya cara yaitu melunasi seluruh tunggakan yang dimiliki.

Baca Juga: Malam Lailatul Qadar Itu Apa dan Kapan Terjadinya? Berikut Doa yang Diajurkan untuk Dibaca

Nantinya setelah nasabah melunasi tunggakan, maka akan mendapatkan bukti pelunasan dari bank berupa Surat Keterangan Lunas (SKL).

SKL ini menjadi barang bukti yang bisa digunakan untuk menunjukan bahwa tunggakan atau kredit macet sudah benar-benar lunas.

Sehingga setelah lunas maka nama nasabah akan bersih kembali dari blacklist BI Checking.

Jika nasabah ingin membersihkan namanya di BI Checking yang memiliki skor Kol 5 tapi terkendala dengan jumlah yang harus dibayarkan, maka bisa memanfaatkan tiga jenis program bank yang bisa meringankan beban untuk melunasi utang yang masih berjalan.

Program tersebut yaitu potongan atau diskon dalam satu kali bayar, cicilan yang diperpanjang dengan bunga rendah dan diskon cicilan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# kredit macet
# Blacklist
# BI Checking
# SLIK OJK
# SKL

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.