AYOJAKARTA.COM - Bantuan Langsung Tunai (BLT) Mitigasi Risiko Pangan (MRP) menjadi bantuan sosial yang paling ditunggu masyarakat saat ini.
Pasalnya, sejak awal Februari lalu dikabarkan bahwa BLT MRP akan segera disalurkan kepada para keluarga penerima manfaat (KPM).
Namun, rencana penyaluran tersebut harus diundur dan direncanakan kembali akan dicairkan sebelum lebaran atau Hari Raya Idul Fitri.
Saat ini status bantuan BLT MRP di aplikasi SIKS-NG masih menjadi informasi yang diincar para KPM.
Lalu bagaimana status bantuan BLT MRP di aplikasi SIKS-NG hari ini?
Dikutip dari kanal YouTube Diary Bansos pada Jumat (29/3/2024), saat ini status bantuan BLT MRP di aplikasi SIKS-NG masih belum ada perubahan.
Berdasarkan pantauan di aplikasi SIKS-NG hingga kini status atau periode salur BLT MRP masih belum muncul.
Maka dari itu, bagi KPM yang terus menunggu pencairan BLT MRP diharapkan bersabar.
Baca Juga: Alhamdulillah KPM di Wilayah Ini Cair! Bisa Cek Saldo KKS PKH & BLT MRP Jika Sudah SI
Seperti yang diketahui, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pernah menyampaikan bahwa BLT MRP akan dicairkan di semester pertama tahun 2024 ini.
Airlangga Hartarto mengatakan bahwa BLT MRP akan dicairkan kepada para KPM menjelang lebaran.
Memasuki hari ke 19 puasa Ramadhan, hingga saat ini masih belum ada tanda-tanda bantuan BLT MRP akan dicairkan.
Meski begitu, para KPM tidak perlu khawatir karena BLT MRP sudah pasti akan dicairkan oleh pemerintah.
Begitu juga jika BLT tidak dicairkan menjelang lebaran, para KPM tidak perlu khawatir karena yang jelas BLT MRP akan disalurkan di semester pertama tahun 2024 hingga bulan Juni.
Pasalnya, pemerintah sudah menyiapkan dana untuk penyaluran BLT MRP kepada 18,8 juta KPM.
Selain itu, pihak Kementerian Sosial saat ini masih terus menyusun Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).
Jika DIPA sudah diterima oleh Kementerian Keuangan maka BLT MRP bisa disalurkan kepada para KPM.***

Share this article
Cek di sini informasi terbaru terkait pencairan bantuan BLT MRP yang dikabarkan akan cair jelang lebaran 2024.