AYOJAKARTA.COM -- Kabar terbaru mengenai pencairan bantuan BLT Mitigasi Risiko Pangan, yang akan disalurkan oleh pemerintah.
Dari keterangan yang diberikan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Penyaluran bantuan BLT MRP mengalami perubahan durasi penyaluran, yaitu untuk bulan April, Mei, dan Juni.
Padahal durasi awal penyaluran bantuan BLT ini akan diberikan kepada KPM untuk alokasi Januari, Februari, dan Maret.
Baca Juga: Bolehkah Puasa Syawal Digabungkan dengan Senin Kamis? Simak Penjelasannya Menurut Ulama
Dikutip dari Youtube Afran Saputra Channel, Jumat, 12 April 2024, dengan adanya penundaan pencairan bantuan ini, dapat dipastikan bahwa bantuan ini akan mulai disalurkan secara bertahap setelah lebaran.
Diketahui, BLT Mitigasi Risiko Pangan merupakan bantuan baru dari pemerintah sebagai pengganti bantuan BLT El Nino.
Bantuan ini diberikan dengan tujuan untuk melindungi masyarakat miskin yang rentan dari kenaikan harga pangan, akibat gangguan rantai pasok global.
Target dari penerima bantuan ini sebanyak 18,8 juta KPM yang namanya terdaftar di DTKS Kementerian Sosial.
Dapat juga dikatakan bahwa kemungkinan besar dari penerima bantuan ini yaitu KPM Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Besaran bantuan ini akan disalurkan sebanyak Rp200.000 per bulan. Namun, berdasarkan informasi yang disampaikan oleh pemerintah bantuan ini akan disalurkan untuk tiga bulan sekaligus.
Artinya jumlah bantuan yang akan diterima oleh KPM sebesar Rp600.000 untuk satu kali pencairan.
Oleh karena itu, bagi KPM diharapkan untuk terus memantau perkembangan informasi terkait pencairan bantuan BLT Mitigasi Risiko Pangan.
Baca Juga: 5 Jurusan Kuliah Sepi Peminat namun Memiliki Prospek Kerja Cerah, Cocok sebagai Referensi SNBT 2024
Karena setiap informasi dan perkembangan terbaru untuk bantuan ini, akan terus disampaikan kepada para KPM secara berkala.***
Share this article
Adanya penundaan pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan ini membuat bantuan sosial itu akan mulai disalurkan secara bertahap setelah lebaran.