AYOJAKARTA.COM - KPM PKH, BPNT, dan Non DTKS berbahagia karena sejumlah bantuan sosial kembali disalurkan oleh Pemerintah.
Mulai dari bantuan BPNT, PKH, bansos Mitigasi Rawan Pangan hingga PIP siap dicairkan kembali ada yang mulai H+1 lebaran, ada yang mulai tanggal 16 April 2024.
Pemerintah mencairkan bantuan reguler maupun tambahan pasca lebaran melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara atau BSI maupun PT Pos Indonesia secara bertahap.
Bantuan yang akan dicairkan berupa uang tunai maupun barang kepada keluarga penerima manfaat yang masuk dalam kategori prasejahtera atau rentan miskin.
Bansos diberikan kepada KPM yang telah memenuhi status kelayakan sebagai penerima bantuan dan melewati hasil verifikasi data.
Total ada enam bansos mulai kembali dicairkan pasca lebaran, Apa saja?
Dikutip AyoJakarta.com melalui unggahan kanal YouTube Diary Bansos pada 14 April 24, berikut delapan bansos kembali dicairkan pasca lebaran, sebagai berikut.
1. BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) via KKS
BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) yang dicairkan melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara atau BSI kembali dicairkan untuk periode salur tahap 4 periode bulan April.
Nominal pencairan sebesar Rp200 ribu (pencairan satu bulan) khusus untuk KPM BPNT murni dan KPM BPNT+PKH yang status di SIKS-NG sudah SPM.
Bantuan BPNT Tahap 4 disalurkan kepada 18,8 juta KPM BPNT murni dan KPM BPNT+PKH yang terdaftar aktif di DTKS Kemensos RI dan dinyatakan layak sebagai penerima bantuan.
2. BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) via PT Pos Indonesia
BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) yang dicairkan melalui PT Pos Indonesia juga akan dicairkan KKS pasca lebaran untuk periode penyaluran tahap 4.
Nominal pencairan sebesar Rp600 ribu (pencairan tiga bulan) khusus untuk KPM BPNT murni dan KPM BPNT+PKH yang status di SIKS-NG berubah dari SP2D menjadi SI.
Bantuan BPNT periode April-Juni juga disalurkan kepada 18,8 juta KPM BPNT murni dan KPM BPNT+PKH yang terdaftar aktif di DTKS Kemensos RI dan dinyatakan layak menerima bantuan.
3. Bansos MRP
Bansos MRP (Mitigasi Rawan Pangan) diberikan dalam bentuk Cadangan Beras Pemerintah 10 kg yang diberikan kepada 22 juta keluarga penerima manfaat.
Bansos ini telah disalurkan mulai bulan Januari hingga Maret tahun 2024 dan sekarang sudah memasuki tahap empat pencairan bulan April.
Bansos ini dikhususkan bagi keluarga penerima manfaat prioritas miskin ekstrem yang masuk dal data desil P3KE Kemenko PMK bukan lagi diambil dari DTKS Kemensos RI.
Penyaluran bantuan yang berasal dari Bapanas dan Perum Bulog dilakukan melalui PT Pos Indonesia dan transporter serta jadwalnya berbeda-beda waktunya untuk tiap daerah di Indonesia.
Keluarga penerima manfaat akan mengambil bansos melalui kantor pos cabang kecamatan kota atau ditempatkan di titik komunitas baik di kantor kelurahan atau kantor desa jika KPM penerima dalam jumlah yang banyak.
Pihak transpoter juga akan menyalurkan bantuan langsung jika penerima mengalami sakit menahun, penyandang disabilitas berat, atau lansia.
4. Bantuan Daging Ayam dan Telur
Badan Pangan Nasional (Bapanas) masih menyalurkan bantuan daging ayam + telur kepada 1,4 juta anak usia dini (0-6 tahun) yang masuk dalam kategori keluarga rawan stunting dan tercatat di BKKBN.
Mulai pasca lebaran, bantuan ini akan dilanjutkan lagi pencairannya di tujuh Provinsi di Indonesia yang tercatat sebagai daerah dengan tingkat kerawanan stunting paling tinggi di Indonesia.
Periode penyaluran bantuan daging ayam+telur ini adalah tiga bulan yaitu Maret-Mei 2024 yang sudah disalurkan mulai 15 Maret 2024 dan sampai pasca lebaran di bulan April masih terus disalurkan hingga nantinya bulan Mei.
Bapanas menyalurkan bantuan berupa 1 kg daging ayam dan 10 butir telur dan dibagikan secara merata di beberapa wilayah Provinsi di Indonesia, misalnya Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat.
5. PKH (Program Keluarga Harapan) via KKS
Bansos PKH Tahap 2 yang dicairkan melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara atau BSI mulai disalurkan kembali untuk masing-masing kategori penerima.
PKH tahap 2 periode salur Maret-April disalurkan untuk 10 juta KPM PKH murni dan PKH+BPNT bagi KPM yang status SIKS-NG sudah SPM.
Rincian nominal diterima, sebagai berikut.
- Kategori anak SD sederajat Rp150 ribu
- Kategori anak SMP sederajat Rp225 ribu
- Kategori anak SMA, SMK Sederajat Rp375 ribu
- Kategori lansia usia 60 tahun ke atas Rp400 ribu
- Kategori penyandang disabilitas berat Rp400 ribu
- Kategori Ibu hamil Rp500 ribu
- Kategori anak usia dini (0-6 tahun) Rp500 ribu
6. PKH (Program Keluarga Harapan) via PT Pos Indonesia
Bansos PKH Tahap 2 periode salur April-Juni juga dicairkan melalui PT Pos Indonesia dengan rincian nominal sebagai berikut:
- Kategori anak SD sederajat Rp225 ribu
- Kategori anak SMP sederajat Rp375 ribu
- Kategori anak SMA, SMK Sederajat Rp500 ribu
- Kategori lansia usia 60 tahun ke atas Rp600 ribu
- Kategori penyandang disabilitas berat Rp600 ribu
- Kategori Ibu hamil Rp750 ribu
- Kategori anak usia dini (0-6 tahun) Rp750 ribu
PKH tahap 2 periode salur April-Juni disalurkan untuk 10 juta KPM PKH murni dan PKH+BPNT bagi KPM yang status SIKS-NG sudah SPM.
7. PIP Kemdikbud
PIP Kemdikbud akan disalurkan kembali pasca lebaran terutama bagi KPM siswa yang sudah melakukan aktivasi rekening SimPel BRI, BNI, dan BSI.
Penerima PIP Kemdikbud RI dicairkan kepada 7,8 juta KPM siswa uang sudah menerima SK pemberian bantuan oleh Kemendikbudristek.
Rincian nominal yang diberikan, sebagai berikut:
- Kategori anak SD sederajat kelas 1-5: Rp450 ribu per tahun.
Khusus kelas 1 semester ganjil: Rp225 ribu.
Khusus kelas 6 semester genap: Rp225 ribu
- Kategori anak SMP sederajat kelas 8: Rp750 ribu per tahun.
Khusus kelas 7 semester ganjil: Rp375 ribu
Khusus kelas 9 semester genap: Rp375 ribu
- Kategori anak SMA, SMK, Sederajat kelas 11: Rp1,8 juta per tahun.
Khusus kelas 10 semester ganjil: Rp900 ribu
Khusus kelas 12 semester genap: Rp900 ribu
Bagi KPM yang sudah masuk SK pemberian bantuan dan sudah memiliki rekening aktif tetapi belum memiliki ATM maka pencairan bantuan dimulai tanggal 16 April 2024.
Nantinya Puslapdik akan memberikan instruksi kepada pihak Dinas agar memberikan informasi untuk unit pendidikan sekolah terkait pencairan dana PIP Kemdikbud sudah bisa dilakukan.
Pihak KPM siswa siswi bisa mencetak ATM rekening SimPel dengan meminta surat pengantar pencairan bantuan dari pihak sekolah nanti diserahkan kepada pihak bank (CS atau teller).
8. BLT Mitigasi Risiko Pangan
BLT Mitigasi Risiko Pangan memang sebagai salah satu bansos paling ditunggu pencairannya oleh para KPM.
Nominal yang diberikan sebesar Rp600 ribu dan disalurkan kepada 18,8 juta KPM BPNT murni dan KPM BPNT+PKH.
Untuk kapan pencairannya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Erlangga Hartanto juga memberikan janji pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan akan direalisasikan pada bulan April-Juni 2024.
Sehingga dapat diprediksi bahwa pencairannya akan mulai dilaksanakan setelah proses DIPA (Daftar Isian Pelaksana Anggaran) oleh Kemensos selesai dan Kemenkeu segera mencairkan nominal bantuan.
9. Bantuan Atensi Yatim Piatu
Bantuan Atensi Yatim Piatu mulai dicairkan pasca lebaran dengan basis data dari usulan pemerintah daerah terkait kelayakan penerima bantuan.
Nominal bantuan dicairkan sebesar Rp200 ribu per bulan untuk dua periode pencairan periode Januari-Februari 2024 sehingga bantuan yang diterima sebesar Rp400 ribu.

Share this article
Mulai dari bantuan BPNT, PKH, Bansos Mitigasi Rawan Pangan hingga PIP siap dicairkan kembali ada yang mulai H+1 lebaran.