AYOJAKARTA.COM - Sejak pergantian tahun, pemerintah melalui sejumlah kementerian telah melakukan penyaluran bantuan sosial kepada para keluarga penerima manfaat (KPM).
Selain bantuan sosial yang bersifat reguler seperti PKH dan BPNT, pemerintah juga menyalurkan program bantuan jenis lainnya.
Namun di tengah gencarnya jadwal penyaluran bantuan sosial, masih terdapat sejumlah KPM yang belum mendapatkan bantuan.
Tidak mengherankan apabila KPM yang di tahun sebelumnya sempat merasakan bantuan, mulai menyoal status kepesertaannya sebagai penerima manfaat.
Terlebih karena para KPM bansos mekanisme salur melalui PT Pos maupun Kartu KKS sudah bergiliran mendapatkan bantuan.
Kendati proses penyaluran bantuan di tahap ini baru berjalan 20 persen, namun upaya pendistribusian terus dilakukan secara bertahap.
Sehubungan dengan adanya fenomena sosial tersebut di tengah masyarakat, informasi berikut dapat dijadikan sebagai salah satu acuan.
Kemungkinan hilangnya nama KPM dari data penerima bansos, bisa disebabkan karena adanya kesalahan data atau terjadi perubahan status penerima bantuan.
Baca Juga: Ada Undangan Pencairan Berkode MRP, BLT Mitigasi Risiko Pangan Positif Cair? Cek Faktanya di Sini
Langkah penanganan masalah yang dapat dilakukan adalah dengan mendatangi Koordinator Puskessos atau Pusat Kesejahteraan Sosial di masing-masing kelurahan.
Selain mendatangi Koordinator Puskessos, KPM yang namanya terhapus sebagai penerima manfaat juga dapat mencari informasi melalui Pendamping Sosial di masing-masing daerah.
Dengan mencari informasi langsung melalui Penanggung Jawab yang berwenang atau Pemilik Akun SIKS-NG, rasa penasaran KPM bisa langsung terjawab.
Sebab hanya pemilik akun SIKS-NG saja yang dapat melakukan penelusuran terkait kemungkinan status dan penyebab yang disandang KPM bansos.
Terkait dengan kemungkinan-kemungkinan yang biasa menjadi penyebab hilangnya status kepesertaan sebagai KPM, berikut ini adalah alasannya:
Penyebab Hilangnya Status Kepesertaan Bansos
Pertama, status kepesertaan sebagai KPM bansos otomatis terhapus karena adanya anggota keluarga dalam satu Kartu Keluarga yang memiliki upah diatas UMP.
Selain memiliki upah diatas UMP, kepesertaan KPM bansos juga dapat terhapus jika anggota keluarga dalam satu KK menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Kemungkinan kedua yang biasanya menjadi penyebab terhapusnya nama KPM sebagai penerima bansos adalah hilangnya komponen bantuan sosial.
Hilangnya komponen bantuan yang ditentukan sistem, akan menyebabkan hilangnya nama KPM sebagai penerima bansos.
Kemungkinan ketiga yang menyebabkan hilangnya nama KPM dari daftar penerima bansos adalah karena pindah alamat.
KPM yang telah pindah alamat akan terbaca oleh sistem sebagai data anomali sehingga secara otomatis terhapus namanya sebagai penerima bantuan sosial. ***

Share this article
Bansos dari pemerintah tak kunjung cair? Sejak awal tahun 2024,bisa jadi karena 3 alasan umum ini, sudah cek?