AYOJAKARTA.COM – Pengguna kendaraan seperti motor pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah turun mesin.
Motor turun mesin merupakan cara yang digunakan untuk menyelesaikan masalah pada mesin motor.
Meski bertujuan untuk menyelesaikan masalah pada mesin, banyak pengendara yang tidak mau jika motornya harus turun mesin.
Sebenarnya motor yang sudah turun mesin tidak buruk karena masih bisa digunakan kembali.
Akan tetapi, performa mesin akan menurun secara signifikan dan hal ini tentu akan membuat pengendara tidak puas.
Sayangnya masih banyak pengendara yang kurang perhatian terhadap kondisi kendaraannya.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan motor turun mesin, salah satunya adalah tidak mengganti oli.
Baca Juga: Cara Merawat Battery Health iPhone agar Tidak Rusak, Cukup Perhatikan 3 Hal Ini
Untuk mengetahui penyebab motor turun mesin simak informasi yang dikutip dari akun TikTok @sparca.id.
1. Tidak ganti oli
Oli sangat penting untuk kendaraan bermotor. Salah satu fungsi oli adalah melumasi komponen mesin agar dapat bergerak dengan lancar serta mencegah gesekan berlebihan.
Itulah kenapa oli sangat penting untuk kendaraan dan harus diganti secara rutin. Sebab, telat mengganti oli bisa membuat kualitas dan volume oli berkurang.
Selain itu, jika oli tidak segera diganti akan membawa dampak buruk. Komponen pada mesin motor bisa rusak jika oli tidak pernah diganti.
2. Tidak melakukan servis
Banyak pengendara yang melakukan servis besar jika motor mereka mengalami masalah yang serius saja. Padahal penting sekali untuk rutin melakukan servis besar.
Hal ini bertujuan untuk membersihkan kerak yang ada di bagian pembakaran mesin.
3. Cara pakai motor yang kasar
Banyak orang yang masih menganggap remeh cara pakai motor. Cara pakai yang kasar akan membuat komponen motor melemah.
Sebaiknya bawa motor dengan kecepatan yang normal dan sewajarnya saja. Tidak perlu mengendarai dengan kebut-kebutan.
4. Tidak memperhatikan kapasitas mesin
Menaikan kapasitas mesin juga bisa menjadi penyebab motor turun mesin. Bore up atau menaikan kapasitas mesin membuat part mesin bekerja lebih ekstra.
Jika mesin bekerja lebih keras tentu mesin tersebut akan cepat rusak.
Baca Juga: 8 Jurusan Kuliah ini Banyak Dibutuhkan di Berbagai Bidang Pekerjaan dengan Gaji Besar
5. Tidak memperhatikan jarak tempuh
Pengendara harus memperhatikan jarak tempuh. Salah satu penyebab motor turun mesin adalah jarak tempuh sudah lebih dari 30.000 km.
Demikian informasi mengenai tips agar motor tidak turun mesin.

Share this article
Meski bertujuan untuk menyelesaikan masalah pada mesin, banyak pengendara yang tidak mau jika motornya harus turun mesin.