AYOJAKARTA.COM - Formasi CASN Kemenag atau Kementerian Agama baru saja diumumkan dan diberikan kepada Kemenpan RB.
Formasi CASN Kemenag ini terdiri dari CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Dengan formasi CASN Kemenag yang diumumkan menjadi kabar gembira bagi para pencari kerja yang ingin mengabdikan diri di instansi pemerintah yang bergerak di bidang keagamaan ini.
Lalu berapa jumlah formasi CASN Kemenag yang dibutuhkan dan tenaga seperti apa yang dibutuhkan.
Mengutip data dari Kemenpan RB, formasi CASN Kemenag yang dibutuhkan sebanyak 110.553. Jumlah ini termasuk untuk 20.772 CPNS dan 89.781 PPPK.
Menteri PANRB, Abdullah Azwar Anas, menekankan pentingnya rekrutmen talenta digital dan guru dalam arah kebijakan pengadaan ASN 2024.
Baca Juga: Tes IQ : 99 Persen Orang Gagal Menemukan Kesalahan pada Gambar Ayam Jago Ini
Hal ini sejalan dengan kebutuhan Kemenag untuk memperkuat moderasi beragama dan meningkatkan kualitas pendidikan agama di sekolah.
Dengan alokasi formasi yang besar, diharapkan polemik tenaga honorer di Kemenag dapat segera terselesaikan.
Kemenag didorong untuk memprioritaskan rekrutmen tenaga honorer yang telah lama mengabdi dan memiliki kompetensi yang sesuai.
Sementara itu Sekjen Kemenag, Muhammad Ali Ramdhani, berpesan kepada seluruh satuan kerja Kemenag untuk bekerja maksimal dalam pengadaan CASN ini.
Baca Juga: Lowongan Pekerjaan di Freeport Indonesia: Dibutuhkan Posisi Salary Admin, Segini Perkiraan Gajinya
Ia meminta optimalisasi formasi yang dialokasikan dan memastikan prosesnya transparan dan akuntabel.
ASN Kemenag diharapkan memiliki ciri khas sebagai ASN yang moderat, toleran, anti kekerasan, akomodatif terhadap budaya, dan memiliki komitmen kebangsaan yang kuat.
Nilai-nilai ini sejalan dengan program moderasi beragama yang digagas pemerintah.
Penerimaan CASN Kemenag 2024 membuka peluang besar bagi masyarakat yang ingin berkarir di bidang keagamaan.
Dengan fokus pada rekrutmen talenta digital dan guru honorer, diharapkan Kemenag dapat semakin meningkatkan kinerjanya dalam melayani masyarakat.

Share this article
Menteri PANRB, Abdullah Azwar Anas, menekankan pentingnya rekrutmen talenta digital dan guru dalam arah kebijakan pengadaan ASN 2024.