AYOJAKARTA.COM – Informasi seputar pencairan bantuan sosial masih ramai dicari oleh para Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Khususnya pencairan dari bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan atau biasa disingkat PKH.
Sebagaimana diketahui, bansos PKH ini merupakan bantuan reguler yang rutin disalurkan pemerintah setiap tahunnya.
Sebab itu tidak mengherankan jika masyarakat khususnya para KPM sangat menantikan pencairan bantuan ini.
Dikutip dari kanal YouTube DIARY BANSOS pada 7 Juni 2024, petugas pendamping sosial menyampaikan jika di hari ini masih terpantau cair bantuan PKH bagi para KPM.
Hanya saja pencairan bantuan PKH ini terpantau tidak banyak atau hanya beberapa KPM saja yang mendapati ada saldo bantuan PKH masuk di Kartu KKS-nya.
Baca Juga: Gaji Sales di 3 Industri Ini Tak Ada Lawan! Tertarik Mencobanya?
Dimana ada KPM yang lapor bahwa terdapat saldo masuk Rp250 ribu, yang mana berarti KPM tersebut memiliki komponen anak sekolah SMP/sederajat sebanyak 1 orang.
Dari nominal bantuan yang diterima, kemungkinan besar KPM tersebut adalah KPM BPNT murni yang dijadikan oleh Kemensos sebagai penerima bantuan PKH hasil validasi by sistem.
Jadi perlu diketahui bahwa di setiap pencairan atau setiap tahap itu pasti ada KPM PKH validasi by sistem.
Dikarenakan setiap bulannya ada proses yang namanya verifikasi kelayakan bantuan PKH atau BPNT.
Nah, hasil dari verifikasi kelayakan penerima bantuan sosial tersebut ada yang dinyatakan masih layak dan ada juga yang dinyatakan tidak layak lagi.
Baca Juga: Selamat! KPM Pemegang Kartu KKS Bank Ini Cair Bantuan BPNT Tahap 4 Alokasi Mei-Juni 2024 Rp400 Ribu
Entah karena faktor sudah meninggal, sudah sejahtera atau kaya, kemudian tidak ditemukan, dan berbagai faktor lainnya.
Sehingga kuota penerima bantuan PKH nasional sendiri berkurang yang semula targetnya 10 juta KPM namun menjadi tidak terpenuhi.
Kemudian untuk menggenapi kuota 10 juta KPM tersebut, maka pihak Kemensos langsung menambahkan dengan mengambil penerima bantuan BPNT murni.
Tentunya yang diambil adalah KPM yang sudah dianggap layak sebagai penerima bantuan PKH, sehingga KPM BPNT murni tersebut lalu menjadi penerima bantuan PKH hasil validasi by sistem melalui Kemensos RI.
Kabar baik lainnya, selain ada bantuan PKH ternyata pada hari ini juga bantuan sembako atau atau bantuan pangan MRP dalam rangka kerawanan pangan yaitu beras 10 kilogram.
Dari laporan petugas terpantau bahwa sampai hari ini di berbagai daerah masih disalurkan untuk tahap kelima alokasi Mei 2024.
Bantuan ini awalnya berakhir di bulan Juni, jadi untuk pemberian 6 bulan yaitu dari Januari hingga Juni saja.
Namun informasi terakhir dari pemerintah tepatnya dari Presiden setelah kunjungan di berbagai gudang bulog di Indonesia, Presiden kemudian mengatakan akan mengupayakan bantuan pangan berupa beras 10 kilogram tersebut bisa diperpanjang hingga akhir tahun atau Desember 2024.
Meski belum bisa menjanjikan 100 persen namun Presiden mengupayakan dengan melihat keuangan APBN di Kemenkeu sepertinya bisa untuk bantuan beras ini dilanjutkan hingga akhir tahun 2024 mendatang.
Penerima bantuan pangan berupa beras 10 kilogram ini diambil datanya dari P3KE atau miskin ekstrim yang dikelola oleh Menko PMK.
Sebanyak 22 juta KPM merasakan manfaat dari bantuan beras 10 kilogram ini dan tentu harapannya semoga ke depan bantuan pangan berupa beras 10 kilogram ini bisa terus dilanjutkan hingga akhir tahun 2024.

Share this article
Sebagaimana diketahui, bansos PKH ini merupakan bantuan reguler yang rutin disalurkan pemerintah setiap tahunnya.