Bansos Tak Kunjung Cair, Ternyata Ini 5 Penyebab KPM Tidak Bisa Burekol dari PT Pos ke KKS

Banyak Keluarga Penerima Manfaat atau KPM belum mendapatkan dana bantuan. Ternyata da lima penyebab akan hal ini.
Banyak Keluarga Penerima Manfaat atau KPM belum mendapatkan dana bantuan. Ternyata da lima penyebab akan hal ini.

AYOJAKARTA.COM - Banyak Keluarga Penerima Manfaat atau KPM belum mendapatkan dana bantuan.

Hal ini mungkin saja akibat proses peralihan distribusi bantuan sosial (bansos) dari PT Pos ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang dikelola Bank Himbara menghadapi kendala.

Berdasarkan laporan lapangan, banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengalami kegagalan dalam proses migrasi ini.

Berikut lima penyebab utama yang kerap menjadi penghambat utama dalam proses tersebut dikutip kanal Youtube Pendamping Sosial hari ini.

Pertama, data yang tidak valid menjadi salah satu faktor terbesar yang menghambat migrasi. Banyak KPM yang tidak lolos verifikasi awal di Bank Himbara karena adanya kesalahan data.

Sebelumnya, mereka dialihkan ke PT Pos karena data yang bermasalah, seperti ketidakcocokan identitas atau nomor kartu keluarga. Jika data tersebut tidak segera diperbaiki, proses pembukaan rekening secara kolektif oleh bank akan gagal.

Kedua, KPM yang telah meninggal dunia secara otomatis tidak bisa melakukan migrasi data ke KKS. Pengambilan KKS wajib dilakukan oleh KPM itu sendiri, sehingga jika penerima telah wafat, proses distribusi kartu tidak dapat dilakukan.

Baca Juga: Ada Saldo Masuk ke KKS Sebesar 300.000 dan 400.000 Rupiah! Ternyata Bansos PKH atau BPNT Alokasi Bulan Ini

Dalam kasus ini, pendamping sosial atau pihak desa biasanya melaporkan kematian KPM tersebut untuk penghapusan data atau pengalihan bantuan.

Ketiga, perpindahan tempat tinggal yang belum diperbarui dalam sistem DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) juga menjadi kendala. KPM yang pindah domisili namun data mereka masih tercatat di wilayah asal sering kali gagal menerima KKS di tempat baru.

Hal ini karena distribusi kartu dilakukan berdasarkan data DTKS yang belum diperbarui, sehingga kartu KKS akan tetap dikirimkan ke alamat lama.

Keempat, adanya perubahan status sosial ekonomi. Sebagai bagian dari verifikasi berkala, DTKS memperbarui data setiap bulan.

Baca Juga: Kabar Gembira! Pencairan PKH dan BPNT Lewat KKS Sudah Dimulai, Segera Hubungi Pendamping

Jika di dalam satu keluarga ada anggota yang bekerja sebagai pegawai negeri, TNI, Polri, atau memiliki penghasilan di atas UMP, sistem secara otomatis menolak permohonan bantuan. Ini menyebabkan beberapa KPM tidak lagi memenuhi syarat untuk menerima bansos.

Kelima, pengaduan atau sanggahan masyarakat melalui aplikasi Cek Bansos. Kementerian Sosial kini memungkinkan masyarakat mengajukan sanggahan terhadap KPM yang dianggap sudah tidak layak menerima bantuan.

Jika ada warga yang mengajukan sanggahan dan terbukti benar, maka KPM tersebut akan kehilangan haknya untuk menerima bansos, sehingga gagal dalam proses migrasi data ke KKS.

Kendala-kendala ini menyoroti pentingnya verifikasi data dan pemutakhiran secara berkala agar bansos dapat diterima oleh mereka yang benar-benar membutuhkan.

KPM yang datanya belum valid dianjurkan segera memperbaiki data agar bantuan sosial dapat kembali dicairkan melalui Bank Himbara.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Tidak bisa burekol
# PT Pos
# KPM
# Bansos
# KKS
# penyebab

News Update

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.