181.353 KPM Semringah! KLJ, KAJ, dan KPDJ Tahap 3 Periode Juli-September Cair, Maaf untuk Golongan Ini Tak Dapat Pencairan

KLJ, KAJ, dan KPDJ Tahap 3 Periode Juli-September Cair
KLJ, KAJ, dan KPDJ Tahap 3 Periode Juli-September Cair

AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menyalurkan bansos Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Anak Jakarta (KAJ) dan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ).

Pencairan KLJ, KAJ, dan KPDJ untuk periode salur Juli-September atau tiga bulan sekaligus.

Dana KLJ, KAJ, dan KPDJ dicairkan melalui bank DKI atau jaringan Prima di seluruh Indonesia.

Sebagai informasi, KLJ, KAJ, dan KPDJ merupakan Program Bantuan Sosial Pemenuhan Kebutuhan Dasar (PKD) Provinsi DKI Jakarta tahun 2024

PKD 2024 fokus terhadap pemberian bantuan kepada lansia, anak, dan penyandang disabilitas di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Baca Juga: Kabar Gembira! Bantuan BPNT Periode September-Oktober 2024 Segera Cair

KLJ atau Kartu Lansia Jakarta diberikan kepada lansia 60 tahun ke atas sebagai bentuk bantuan pemenuhan kebutuhan dasar dan peningkatan kesejahteraan hidup.

Selain KLJ, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menyalurkan dana bantuan KAJ dengan sasaran penerima anak usia dini (0-6 tahun).

Tujuan pemberian dana Kartu Anak Jakarta (KAJ) untuk mendukung perkembangan anak usia dini khususnya di wilayah Jakarta.

Sedangkan bansos KPDJ disalurkan kepada KPM penyandang disabilitas yang masuk dalam kategori tidak mampu atau rentan miskin.

Dikutip AyoJakarta.com dari unggahan Instagram @dinsosdkijakarta, bansos KLJ, KAJ, dan KPDJ Tahap 3 tahun 2024 sudah dicairkan mulai tanggal 19 September 2024.

Sebanyak 181.353 KPM menerima pencairan bansos KLJ, KAJ, dan KPDJ untuk periode salur Juli-September.

Baca Juga: Minim Hitungan! Ini 11 Rekomendasi Jurusan Kuliah Bagi Kamu yang Tidak Suka Matematika

Dengan rincian sebagai berikut:

- Penerima KLJ sebanyak 141.353 orang

- Penerima KAJ sebanyak 22.594 orang

- Penerima KPDJ sebanyak 17.326 orang

Penerima bansos KLJ, KAJ, dan KPDJ periode Juli-September ini sudah melalui proses rekonsiliasi dengan Bank DKI untuk status penyaluran berhasil di tahap 2.

Selain itu penerima sudah lolos pemadanan data kependudukan dan data wbs panti sosial.

Selanjutnya akan dicairkan dana KLJ, KAJ, dan KPDJ akan di top up masuk ke rekening KPM untuk periode Juli-September 2024.

Nominal pencairan KLJ, KAJ , dan KPDJ yang diterima sebanyak Rp900 ribu karena untuk tiga bulan pencairan.

Untuk per bulannya, dana bansos KLJ, KAJ, dan KPDJ akan disalurkan Rp300 ribu.

Pencairan bansos ini melalui rekening atau ATM bank DKI secara non tunai.

Beberapa golongan KPM yang terindikasi masuk pada kategori ketidak layakan penerima bansos, maka tidak akan menerima pencairan dana KLJ, KAJ, dan KPDJ.

Baca Juga: Pendaftaran Bansos BPMS 2024 Dibuka untuk SD, SMP, SMA, SMK Sederajat Tanggal Ini, Cek Nominal Bantuan dan Persyaratan 

Berikut golongan KPM yang harus dicabut status penerima bansos KLJ, KAJ dan KPDJ periode Juli-September.

1. KPM sudah meninggal

2. KPM sudah tidak berdomisili di wilayah Provinsi DKI Jakarta

3. PKM merupakan WBS panti

4. Jika penerima KAJ, maka usia KPM lebih dari enam tahun

5. Tidak aktif terdaftar di DTKS

6. Data KPM tidak padan antara Dispendukcapil dengan DTKS

7. KPM merupakan penerima bansos yang dananya bersumber dari APBN

8. KPM terindikasi mempunyai kepemilikan aset


Bagi KPM yang ingin mengetahui daftar penerima dan pencairan bansos KLJ, KAJ, dan KPDJ tahap 3 maka bisa mengecek laman resmi Siladu Provinsi DKI Jakarta di https://siladu.jakarta.go.id. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# PM
# KLJ
# KAJ
# KPDJ
# pencairan

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.