KPM PKH-BPNT yang Tercatat di DKTS dan P3KE Semringah! 11 Bansos Tancap Gas Cair Mulai 1 Oktober 2024, Ada BLT Siap Salur Hingga Rp900 Ribu

11 bansos resmi cair per 1 Oktober 2024 untuk KPM BPNT dan PKH, yang terdata di DTKS dan P3KE
11 bansos resmi cair per 1 Oktober 2024 untuk KPM BPNT dan PKH, yang terdata di DTKS dan P3KE

AYOJAKARTA.COM - Memasuki awal bulan Oktober 2024, Pemerintah akan terus menyalurkan berbagai bantuan sosial.

Sasaran penerima adalah KPM PKH dan BPNT yang tercatat di DTKS dan P3KE Kemenko PMK yang sudah dinyatakan layak sebagai penerima bansos.

Bansos yang disalurkan berupa dana tunai maupun non tunai dan bahan pangan melalui KKS ATM Merah Putih, Bank Himbara, kantor pos atau titik-titik komunitas.

Lalu bansos apa saja yang disalurkan oleh Pemerintah baik secara tunai maupun non tunai mulai 1 Oktober 2024?

Baca Juga: Akan Cair Double! PKH BPNT Periode September-Oktober Sudah SPM di SIKS-NG, Ini Dia Jadwal Pencairannya!

Dikutip AyoJakarta.com melalui unggahan kanal YouTube Diary Bansos pada hari Senin (30/9/24), berikut rincian 11 bansos yang kembali dicairkan untuk KPM PKH-BPNT yang tercatat di DTKS dan P3KE Kemenko PMK.

1. Bantuan MRP Cadangan Beras Pemerintah 10 kg

Bapanas kembali menyalurkan bansos MRP Cadangan Beras Pemerintah 10 kg untuk periode salur September-Oktober.

Penyaluran bansos beras 10 kg ini masuk ke tahap delapan yang disalurkan kepada 22 juta KPM kategori miskin ekstrem.

Persyaratannya, KPM wajib terdaftar di data desil 1-4 P3KE Kemenko PMK dan dinyatakan layak untuk menerima bansos Cadangan Beras Pemerintah 10 kg.

Baca Juga: Akun Fufufafa Hilangkan Jejak Digital Agar Pemilik Asli Tak Terbongkar, Roy Suryo: Saya Khawatir Tiba-tiba Server Kaskus...

Walaupun KPM PKH dan BPNT sudah terdaftar di DTKS tetapi belum terdata di P3KE Kemenko PMK maka tetap tidak mendapatkan penyaluran bansos beras 10 kg ini.

Cepat atau lambatnya penyaluran bansos ini juga dipengaruhi oleh mudah atau sulitnya medan dan akses daerah yang digunakan untuk dropping bantuan dari transporter.

Bansos ini disalurkan kepada KPM di kantor pos atau titik-titik komunitas baik kantor kelurahan atau balai desa.

Jika disalurkan melalui kantor pos, maka pihak PT Pos Indonesia akan mengirimkan surat undangan barcode resmi kepada KPM untuk pengambilan bantuan.

2. PKH September-Oktober

Bansos PKH periode September-Oktober sudah sampai di tahap SPM.

Tahapan ini terupdate di SIKS-NG dan muncul keterangan di kolom SP2D "Sudah SPM"

Jadi bisa diestimasikan 7-14 hari ke depan, bansos PKH periode September-Oktober bisa dicairkan dan masuk ke KKS masing-masing KPM PKH murni dan KPM PKH+BPNT.

Nominal pencairan bansos PKH periode September-Oktober via KKS ATM Merah Putih Bank Himbara dan BSI, sebagai berikut.

Baca Juga: UPDATE! SP2D Sudah Berubah dan Sama-sama SPM, Apakah PKH BPNT September-Oktober Kompak Cair Sebentar Lagi?

- Kategori anak SD sederajat Rp150 ribu

- Kategori anak SMP sederajat Rp250 ribu

- Kategori anak SMA, SMK Sederajat Rp334 ribu

- Kategori lansia usia 60 tahun ke atas Rp400 ribu

- Kategori penyandang disabilitas berat Rp400 ribu

- Kategori Ibu hamil Rp500 ribu

- Kategori anak usia dini (0-6 tahun) Rp500 ribu

- Kategori korban pelanggaran HAM berat Rp1,8 juta

3. BPNT September-Oktober

Sama seperti PKH, bansos BPNT juga dicairkan untuk periode salur September-Oktober.

Hingga saat ini, status tahapan pencairan masih dengan keterangan "Sudah SPM".

Setelah ini akan terupdate keterangan "Sudah SP2D" dan terakhir masuk ke tahapan Standing Instruction.

Jika status di SIKS-NG muncul keterangan "Sudah SI", maka tidak lebih dari tujuh hari, bansos BPNT periode September-Oktober akan cair di KKS masing-masing KPM BPNT murni dan KPM BPNT+PKH.

Nominal bansos BPNT periode September-Oktober yang dicairkan sebesar Rp400 ribu melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara dan BSI.

Baca Juga: Bansos BPNT September-Oktober 2024 Sudah Cair, Benarkah? Cek Kebenarannya di Sini

4. PKH Peralihan PT Pos Indonesia ke KKS

Bansos PKH peralihan PT Pos Indonesia ke KKS dicairkan untuk periode Juli-September.

Hingga saat ini masih dalam proses Burekol (Pembukaan Rekening Kolektif).

Beberapa daerah sudah Sukses Burekol dan membagikan buku rekening serta KKS baru untuk pengambilan dana bansos PKH yang cair.

Diestimasikan untuk pencairan bansos PKH periode Juli-September masih di pertengahan hingga akhir Oktober 2024.

Nominal pencairan bansos PKH periode Juli-September via KKS ATM Merah Putih Bank Himbara dan BSI, sebagai berikut.

- Kategori anak SD sederajat Rp225 ribu

- Kategori anak SMP sederajat Rp375 ribu

- Kategori anak SMA, SMK Sederajat Rp500 ribu

- Kategori lansia usia 60 tahun ke atas Rp600 ribu

- Kategori penyandang disabilitas berat Rp600 ribu

- Kategori Ibu hamil Rp750 ribu

- Kategori anak usia dini (0-6 tahun) Rp750 ribu

- Kategori korban pelanggaran HAM berat Rp2,7 juta

Baca Juga: Pengumuman Pasca Masa Sanggah Akan Segera Berakhir! Yuk Buruan Cek Hasil Masa Sanggah Kamu, Ini Dia Caranya!

5. BPNT Juli-Agustus

Bansos BPNT peralihan PT Pos Indonesia ke KKS dicairkan untuk periode salur Juli-Agustus.

Hingga saat ini, tahapan pencairan BPNT peralihan masih keterangan "Burekol".

Tetapi ada beberapa daerah yang sudah selesai untuk tahapan Burekol dan membagikan buku rekening dan KKS baru yang belum terisi saldo bantuan.

Setelah Sukses Burekol nanti akan terupdate lagi di SIKS-NG dengan keterangan Verifikasi Cek Rekening, Sudah SPM, Sudah SP2D" dan terakhir "Sudah SI ".

Jika keterangan di SIKS-NG "Sudah SI", maka pihak bank penyalur akan segera mentransfer dana bansos BPNT peralihan periode Juli-Agustus ke KKS masing-masing KPM.

Nominal bansos BPNT periode Juli-Agustus yang dicairkan sebesar Rp400 ribu melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara dan BSI.

Baca Juga: HORE! Bantuan PKH dan BPNT September-Oktober 2024 Segera Cair, Siap-siap Saldo Pemilik ATM Ini Ter Top-Up Full

6. PIP Kemdikbud

Kemendikbudristek masih terus menyalurkan bansos PIP Kemdikbud untuk tahap kedua.

Sasaran penerima adalah KPM peserta didik juga jenjang SD, SMP, SMA, SMK Sederajat.

Syarat penerima bansos PIP adalah KPM yang terdaftar di DTKS dan sudah tercantum di SK nominasi PIP.

KPM juga sudah melakukan aktivasi rekening SimPel BRI untuk jenjang SD, SMP, sederajat, BNI jenjang SMA, SMK Sederajat, Mandiri jenjang MI, MTs, dan MA serta BSI (khusus wilayah Provinsi Aceh) sebelum tanggal 30 Juni 2024.

Berikut nominal pencairan bansos PIP, sebagai berikut:

- Kategori anak SD sederajat kelas 1-5: Rp450 ribu per tahun.

Khusus kelas 1 semester ganjil: Rp225 ribu

Khusus kelas 6 semester genap: Rp225 ribu

- Kategori anak SMP sederajat kelas 8: Rp750 ribu per tahun.

Khusus kelas 7 semester ganjil: Rp375 ribu

Khusus kelas 9 semester genap: Rp375 ribu

- Kategori anak SMA, SMK, Sederajat kelas 11: Rp1,8 juta per tahun.

Khusus kelas 10 semester ganjil: Rp900 ribu

Khusus kelas 12 semester genap: Rp900 ribu

7. BLT Dana Desa

Pemerintah daerah setempat masih terus menyalurkan bansos BLT Dana Desa di awal Oktober 2024.

Bansos dicairkan untuk KPM yang masuk dalam keluarga prioritas miskin ekstrem.

BLT Dana Desa disalurkan KPM yang terdaftar aktif di DTKS tetapi bukan sebagai penerima bansos PKH dan BPNT.

Untuk menetapkan KPM yang menerima bansos BLT Dana Desa, Pemerintah daerah setempat merekomendasikan atau mengusulkan nama penerima melalui musyawarah kelurahan.

Pencairan bansos BLT Dana Desa jika periode satu bulan sebesar Rp300 ribu.

Jika periode pencairan tiga bulan sekaligus (Oktober-Desember) maka KPM akan menerima nominal bansos sebesar Rp900 ribu.

Baca Juga: SUDAH CAIR! Simak Informasi Update Saldo PKH BPNT Cair di KKS Setelah SP2D

8. Bansos Atensi Anak Yatim Piatu (YAPI)

Kemensos masih terus mencairkan bansos Atensi Anak YAPI kepada KPM kategori anak yatim piatu.

Persyaratannya, KPM anak yatim/piatu/yatim piatu dengan usia maksimal 18 tahun atau usia 16-18 tahun tetapi belum menikah.

Penerima bansos Atensi YAPI wajib terdaftar aktif di DTKS Kemensos RI dan mendapatkan rekomendasi dari pemerintah daerah setempat.

Nominal yang dicairkan untuk periode September-Oktober sebesar Rp400 ribu melalui Bank Mandiri.

9. Bantuan daging ayam dan telur.

Bansos KRS (Keluarga Rawan Stunting) berupa daging ayam dan telur juga masih terus disalurkan.

Sebanyak 1,4 juta KPM kategori rawan stunting yang tercatat di data BKKBN berhak menerima pencairan bantuan 1 kg daging ayam dan 10 butir telur.

Periode salur bantuan KRS adalah Januari-Juni (satu semester), dan sudah masuk ke tahapan 5 dan 6 (Mei-Juni).

Bansos ini disalurkan melalui kantor pos dan titik komunitas baik kantor kelurahan atau balai desa.

10. Permakanan

Bansos permakanan juga terus disalurkan kepada KPM lansia dan penyandang disabilitas berat.

Setiap hari, pihak kelompok masyarakat membagikan bansos permakanan kepada lansia dan penyandang disabilitas berat berupa makanan siap santap senilai Rp30 ribu.

Bansos permakanan dibagikan sebanyak dua porsi untuk makan pagi dan siang sekali pengiriman.

Untuk menu permakanan mulai dari nasi/sejenisnya (menyesuaikan daerah masing-masing), lauk pauk, sayur, buah potong, dan air mineral.

Baca Juga: Relawan Jokowi Seret Roy Suryo ke Bareskrim, Desak Buktikan Akun 'FufuFafa' Milik Gibran dalam 1x24 Jam!

11. KJP Plus

Bansos KJP Plus Tahap 1 kembali dicairkan awal bulan Oktober.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menyalurkan bansos KJP Plus Tahap 1 Periode Oktober untuk KPM peserta didik jenjang SD, SMP, SMA, SMK, Sederajat yang terdaftar di DTKS dan dinyatakan layak sebagai penerima bansos.

Berikut rincian nominal bantuan KJP Plus Tahap 1 periode Oktober 2024.

SD/SDLB/MI

Rincian:

- Subsidi uang SPP: Rp130ribu per bulan

- Biaya personal dengan total Rp250 ribu per bulan terdiri dari biaya rutin Rp135 ribu dan biaya berkala Rp115 ribu

- Tambahan SPP untuk swasta Rp130 ribu per bulan

SMP/SMPLB/MTs

Rincian:

- Subsidi uang SPP: Rp170ribu per bulan

- Biaya personal dengan total Rp300 ribu per bulan terdiri dari biaya rutin Rp185 ribu dan biaya berkala Rp115 ribu

- Tambahan SPP untuk swasta Rp170 ribu per bulan

SMA/SMALB/MA

- Subsidi uang SPP: Rp290ribu per bulan

- Biaya personal dengan total Rp420 ribu perbulan terdiri dari biaya rutin Rp235 ribu dan biaya berkala Rp185 ribu

- Tambahan SPP untuk swasta Rp290 ribu per bulan

SMK

- Subsidi uang SPP: Rp240ribu per bulan

- Biaya personal dengan total Rp450 ribu per bulan terdiri dari biaya rutin Rp235 ribu dan biaya berkala Rp215 ribu

- Tambahan SPP untuk swasta Rp240 ribu per bulan

Peserta PKBM

- Biaya personal Rp300 ribu dengan rincian biaya rutin Rp185ribu dan biaya berkala Rp115 ribu.

KJP Plus untuk biaya rutin disalurkan maksimal Rp100 ribu per bulan.

Pencairan KJP Plus Tahap 1 melalui agen Bank DKI terdekat, mesin ATM Bank DKI, atau jaringan Prima ATM di seluruh Indonesia.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# DTKS
# KPM
# PKH
# BPNT

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.