3 Kategori Pencairan PKH Jelang Akhir Tahun 2024, Siapa yang Dapat Dua Tahap?

Pencairan ini sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat yang telah menantikan dana bantuan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Pencairan ini sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat yang telah menantikan dana bantuan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

AYOJAKARTA.COM - Menjelang akhir tahun 2024, pencairan bantuan sosial bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) akan kembali dilakukan.

Bantuan yang akan dicairkan pada periode November-Desember ini terbagi menjadi tiga kategori penerima, masing-masing dengan ketentuan pencairan dan nominal bantuan yang berbeda.

Pencairan ini sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat yang telah menantikan dana bantuan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Kategori pertama mencakup KPM PKH yang baru saja beralih dari pencairan pos ke kartu KKS sejak Juli 2024. KPM yang masuk dalam kategori ini terbagi menjadi dua kelompok besar.

Kelompok pertama adalah mereka yang sudah menerima kartu KKS namun belum mendapatkan pencairan sejak bulan Juli. Kelompok kedua adalah mereka yang belum menerima kartu KKS atau belum mendapatkan pencairan sama sekali.

Bantuan yang akan diterima KPM dalam kategori ini adalah bantuan tahap ketiga (Juli–September) dan tahap keempat (Oktober–Desember). Karena mencakup dua tahap, besaran bantuannya akan berlipat ganda.

Misalnya, KPM dengan anak SD akan menerima Rp450.000, SMP sebesar Rp750.000, SMA Rp1 juta, lansia atau disabilitas Rp1,2 juta, dan untuk ibu hamil atau balita sebesar Rp1,5 juta.

Baca Juga: Weekend Telah Tiba! Ini Rekomendasi Destinasi Museum di Jakarta yang Ramah Anak

Namun, tidak semua KPM akan mendapatkan bantuan dua tahap sekaligus. Pencairan ini bergantung pada hasil verifikasi data oleh Kementerian Sosial.

Jika seorang KPM dinyatakan layak pada tahap ketiga namun tidak layak di tahap keempat, maka pencairan hanya akan dilakukan untuk tahap ketiga saja. Oleh karena itu, penting bagi KPM untuk memahami proses verifikasi ini agar tidak bingung saat pencairan dana.

Kategori kedua adalah KPM PKH yang sudah beralih dari pencairan pos ke KKS dan telah mendapatkan pencairan bantuan tahap ketiga.

Kelompok ini akan menerima bantuan hanya untuk tahap keempat, yakni periode Oktober–Desember. Besaran bantuannya adalah Rp225.000 untuk anak SD, Rp375.000 untuk SMP, Rp500.000 untuk SMA, Rp600.000 untuk lansia atau disabilitas berat, dan Rp750.000 untuk ibu hamil atau balita.

Baca Juga: Persepsi akan Panggil LSI dan Poltracking soal Rilis Elektabilitas Pilgub Jakarta yang Bertolak Belakang, Mana Survei yang Benar dan Jujur?

Sedangkan kategori ketiga adalah KPM PKH yang sejak awal pencairan telah menggunakan kartu KKS dan rutin menerima bantuan setiap dua bulan. Bantuan periode akhir tahun mereka akan diterima sesuai jadwal November-Desember.

KPM dalam kategori ini menerima nominal bantuan yang berbeda, yaitu Rp150.000 untuk anak SD, Rp250.000 untuk SMP, Rp333.333 untuk SMA, Rp400.000 untuk lansia atau disabilitas berat, dan Rp500.000 untuk ibu hamil atau balita.

Para penerima manfaat PKH dalam kategori ketiga ini perlu memperhatikan bahwa hanya maksimal empat komponen yang dihitung dalam pemberian bantuan, sesuai aturan PKH. Dengan begitu, nominal yang diterima dapat berbeda tergantung jumlah komponen yang tercakup dalam bantuan tersebut.

Sebagai bentuk transparansi, status pencairan bantuan PKH ini akan diperbarui secara real-time melalui sistem informasi Kementerian Sosial. Untuk KPM yang statusnya sudah “SI” pada Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG), artinya pencairan bantuan sudah siap, sementara yang belum “SI” masih menunggu proses verifikasi.

Baca Juga: 6 Tempat Makan Tongseng Kambing Terenak di Jakarta, Sudah Pernah Coba?

Melalui tiga kategori ini, diharapkan setiap KPM PKH dapat memahami nominal dan waktu pencairan yang sesuai dengan status mereka. Pemerintah berkomitmen untuk menyukseskan pencairan akhir tahun ini dengan persiapan matang agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi keluarga penerima bantuan.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Akhir Tahun
# PKH
# kategori
# pencairan

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.