Ada Bantuan Baru! 120.767 Pendamping Sosial Siap Salurkan Bansos 2025 secara Merata, Apa?

Illustrasi. Tahun 2025, sebanyak 120.767 pendamping sosial akan diterjunkan ke berbagai daerah guna memastikan distribusi bantuan bisa merata.
Illustrasi. Tahun 2025, sebanyak 120.767 pendamping sosial akan diterjunkan ke berbagai daerah guna memastikan distribusi bantuan bisa merata.

AYOJAKARTA.COM - Pemerintah terus berupaya meningkatkan program bantuan sosial (bansos) demi memastikan bantuan tepat sasaran.

Tahun 2025, sebanyak 120.767 pendamping sosial akan diterjunkan ke berbagai daerah guna memastikan distribusi bantuan bisa merata.

Pendamping sosial akan memiliki peran strategis dalam mendata ulang penerima bantuan serta memberikan edukasi kepada masyarakat.

Baca Juga: CATAT! Pemerintah Siapkan Data Tunggal untuk Penyaluran Bansos, Berlaku Mulai Kapan?

Dilansir dari kanal YouTube LISVIKA CHANNEL, Rabu (5/2/2025) disebutkan bahwa terdapat program baru yang akan diterapkan mulai tahun 2025 ini.

Program tersebut yakni Cek Kesehatan Gratis (CKG)

Program ini memberikan kesempatan bagi warga yang berulang tahun untuk mendapatkan layanan kesehatan tanpa biaya.

Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini, cukup membawa KTP asli dan menunjukkan identitas kepada petugas kesehatan di hari ulang tahun.

Program ini meliputi pemeriksaan kesehatan dasar, konsultasi dengan dokter, dan beberapa tes kesehatan lainnya.

Dengan kebijakan ini, diharapkan masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan.

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Gerbang Tol Ciawi, Diduga Karena Truk Muatan Galon Alami Rem Blong

Mekanisme DTKS ke DTSEN

Sementara untuk info peralihan data, terpantau bahwa sistem pendataan penerima bansos juga akan mengalami perubahan signifikan.

Pemerintah menggantikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

DTSEN merupakan sistem baru yang mengintegrasikan data dari berbagai lembaga, termasuk Badan Pusat Statistik (BPS) dan kementerian terkait.

Sistem ini bertujuan untuk memastikan bahwa hanya masyarakat yang benar-benar memenuhi syarat yang akan menerima bansos.

Dengan adanya DTSEN, pemerintah daerah tidak lagi diperbolehkan memiliki daftar penerima bansos sendiri.

Baca Juga: Berguna Banget! Cara Mudah Bikin Kamera iPhone 15 Kinclong, Jernih dan Tidak Burik Tanpa Harus ke Apple Store

Semua data akan terpusat dalam sistem ini untuk menghindari ketidaktepatan dalam penyaluran bantuan.

Selain memberikan bantuan sosial, pemerintah juga ingin mendorong penerima untuk berdaya dan mandiri.

Penerima bansos akan diberikan pendampingan agar dapat keluar dari ketergantungan terhadap bantuan pemerintah dalam lima tahun ke depan.

Pendamping sosial akan memberikan bimbingan dan edukasi agar penerima bansos dapat meningkatkan taraf hidupnya melalui usaha mandiri atau kesempatan kerja yang tersedia.

Mengenai hal tersebut, pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah konkret untuk memastikan program bansos 2025 berjalan efektif dan tepat sasaran.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# cek kesehatan gratis
# Bansos
# Pendamping Sosial

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.